Awas! Tekanan Darah Jutaan Remaja RI Di Atas Normal, Cek Cara Menurunkan Darah Tinggi
Rabu, 05 Agustus 2026 04:25 WIB
Oleh: Adi Wikanto | Editor: Adi Wikanto
KONTAN.CO.ID - Jakarta. JAKARTA. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkap hasil Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang menunjukkan sekitar 2,2 juta anak usia sekolah dan remaja memiliki tekanan darah di atas normal. Simak cara menurunkan darah tinggi di usia muda. Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Kementerian Kesehatan, Maria Endang, mengatakan temuan tersebut berasal dari data pemeriksaan CKG yang telah dilaksanakan di berbagai daerah. Namun, ia menegaskan bahwa angka tersebut belum dapat diartikan sebagai kasus hipertensi karena masih memerlukan pemeriksaan lanjutan di fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes).
"Data itu namanya tekanan darah di atas normal ya. Belum diagnosis darah tinggi, tapi tekanan darahnya itu di atas seharusnya," ujar Endang di Kantor Kementerian Kesehatan, Selasa (4/8). Menurut Endang, diagnosis hipertensi pada anak tidak bisa ditegakkan hanya melalui pemeriksaan di sekolah. Pemeriksaan lanjutan di fasilitas kesehatan diperlukan untuk memastikan kondisi tersebut. Baca Juga: Purbaya: Kementerian yang Tak Sejalan Bisa Kena Pemotongan Anggaran Gizi kurang hingga anemia masih banyak ditemukan Selain tekanan darah di atas normal, hasil CKG juga menemukan berbagai masalah kesehatan lain pada kelompok usia sekolah dan remaja. Kemenkes mencatat terdapat sekitar:
441.000 kasus gizi kurang.
243.000 gangguan penglihatan.
166.000 kasus anemia.
Temuan tersebut menunjukkan perlunya upaya deteksi dini dan intervensi kesehatan pada anak sekolah agar masalah kesehatan tidak berkembang menjadi penyakit yang lebih serius. Tonton: Sistem Transportasi Nasional Akan Dirombak Peserta CKG tembus 73 juta orang Kemenkes juga mencatat jumlah peserta Program Cek Kesehatan Gratis terus meningkat sepanjang 2026. Hingga 31 Juli 2026, sebanyak 73 juta masyarakat telah mengikuti CKG di puskesmas. Angka tersebut melampaui capaian sepanjang 2025 yang mencapai sekitar 70 juta peserta. Rinciannya meliputi:
Kelompok usia
Capaian 2026
Bayi baru lahir
1,5 juta
Balita dan anak prasekolah
4,5 juta
Anak usia sekolah
14,6 juta
Dewasa
43 juta
Lansia
9,7 juta
Kemenkes memperkirakan jumlah peserta akan terus bertambah pada Agustus 2026 seiring pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis di sekolah-sekolah. Tonton: Impor Migas Meledak, Neraca Perdagangan RI Defisit US$450 Juta Cara Menurunkan Darah Tinggi Usia Muda Diberitakan Momsmoney.id, tekanan darah tinggi (hipertensi) biasanya dirasakan orangtua. Namun, saat ini anak muda juga rentan mengalami tekanan darah tinggi akibat gaya hidup kurang sehat. Orang yang memiliki tekanan darah normal yang perlu Anda ketahui adalah sekitar 120/80 mmHg atau sedikit lebih rendah. Jika tekanan darah seseorang berada di atas angka ini, bisa dipastikan orang tersebut dikatakan mengalami peningkatan tekanan darah. Apabila tekanan darah meningkat hingga lebih dari 130/80 mmHg, maka kondisi ini disebut dengan tekanan darah tinggi atau hipertensi yang perlu segera Anda atasi dengan tepat. Menurut penjelasan dari laman American Heart Association dan Mayo Clinic, berikut adalah beberapa Cara menurunkan darah tinggi di usia muda, antara lain: Tonton: Data PHK Beda Jauh, Kemnaker Catat 32389 Pekerja, APINDO Sebut 126000 1. Membatasi konsumsi garam Cara menurunkan darah tinggi di usia muda yang pertama dengan membatasi konsumsi garam. Jika jumlah sodium berlebihan, tekanan darah pun akan lebih meningkat. Sodium (natrium) banyak terkandung dalam garam, baik itu garam pada masakan, camilan, makanan kaleng, maupun minuman ringan. 2. Mengurangi berat badan Cara menurunkan darah tinggi di usia muda yang kedua adalah megurangi berat badan. Kelebihan berat bisa membuat jantung bekerja lebih keras. Oleh karena itu, memangkas berat tubuh adalah salah satu cara efektif untuk mengendalikan dan menurunkan tekanan darah. 3. Menjalani pola makan sehat Cara menurunkan darah tinggi di usia muda yang ketiga adalah menjalani pola hidup sehat. Mengonsumsi makanan sehat, seperti biji-bijian, buah, sayuran, dan produk olahan susu rendah lemak dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi yang Anda alami. 4. Rutin berolahraga Cara menurunkan darah tinggi di usia muda yang selanjutnya adalah rutin melakukan olahraga. Lakukan olahraga teratur, setidaknya 30 menit selama 3 kali seminggu. Selain menyehatkan, olahraga teratur juga bisa membantu mengendalikan berat badan sehingga kamu terhindar dari risiko obesitas. Baca Juga: Waspadai! Ini 5 Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Merusak Ginjal 5. Berhenti merokok dan konsumsi alkohol Cara menurunkan darah tinggi di usia muda yang terakhir adalah berhenti merokok dan konsumsi alkohol. Hal ini adalah penyebab tekanan darah tinggi yang sering terjadi. Orang yang sering merokok dikatakan lebih berisiko untuk mengalami komplikasi tekanan darah tinggi, seperti penyakit jantung dan stroke. Dengan mengetahui beberapa Cara menurunkan darah tinggi tinggi di usia muda ini, Anda bisa mulai menghindari hal-hal yang menyebabkan tekanan darah tinggi.
Dengan menjalani pola hidup sehat, Anda bisa menurunkan tekanan darah tinggi dan menghindari komplikasinya. Sebagian artikel telah tayang di https://nasional.kompas.com/read/2026/08/04/19353021/kemenkes-temukan-22-juta-remaja-miliki-tekanan-darah-di-atas-normal?page=all#page2.