AXA luncurkan Maestro Prosperity Plan



JAKARTA. AXA Financial meluncurkan produk anyar bertajuk Maestro Prosperity Plan. Produk asuransi jiwa berbasis investasi alias unitlink untuk jangka menengah tersebut membebaskan pemegang polis dari biaya akuisisi.

Maestro Prosperity Plan merupakan proteksi terhadap risiko kematian atau kecelakaan selama 10 tahun. Namun, pembayaran premi wajibnya hanya untuk lima tahun. Pada akhir masa kontraknya, pemegang polis akan menerima uang pertanggungan, nilai investasi dan biaya akuisisi.

"Ini yang membedakan Maestro Prosperity Plan dengan unitlink-unitlink lainnya. Tidak ada biaya akuisisi. Seluruhnya akan dikembalikan saat kontrak berakhir setelah 10 tahun," ujar Charlie Limboro, Chief of Financial Officer AXA Financial, Kamis (26/3).


Asal tahu saja, biaya akuisisi adalah biaya yang dikenakan kepada pembayaran premi nasabah. Setiap perusahaan asuransi mengenakan biaya akuisisi yang berbeda-beda satu dengan yang lain. AXA Financial sendiri memberlakukan biaya akuisisi yang berbeda di antara produk-produk yang ditawarkannya.

Untuk Maestro Prosperity Plan sendiri, AXA Financial mematok biaya akuisisi sebesar 170%, terdiri dari 70% di tahun pertama, 55% di tahun kedua, 30% di tahun ketiga, dan tahun-tahun selanjutnya menciut menjadi 10% dan 5%.

Produk anyar dari AXA Financial ini dilego mulai dari Rp 500.000 per bulan dengan premi top up berkala minimal Rp 350.000. Adapun, uang pertanggungan apabila nasabah meninggal wajar sebesar 100%. Sedangkan, untuk nasabah meninggal akibat kecelakaan sebesar 200%. Plus, manfaat tambahan dan nilai investasi.

Maestro Prosperity Plan menawarkan tujuh keranjang pengelolaan dana (fund). Keranjang itu tersebar, antara lain di equity, balance fund, money market, dan guaranteed fund. "Kami ingin mendorong masyarakat Indonesia untuk tidak takut berinvestasi. Produk ini jawaban untuk perencanaan keuangan jangka menengah mereka," imbuh Charlie.

Adapun, produk terbaru racikan AXA Financial tersebut akan dipasarkan melalui jalur distribusi keagenan. Hingga saat ini, kelompok usaha dari AXA Group ini beroperasi melalui 65 kantor cabang dengan jumlah tenaga pemasar/agen mencapai 15.000 orang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie