AXA Mandiri Sebut Bisnis Asuransi Kesehatan Masih Berpotensi Tumbuh pada 2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) menilai bisnis asuransi kesehatan di Indonesia pada 2026 masih berpotensi menunjukkan tren pertumbuhan positif. Chief Customer, Marketing, and Product Officer AXA Mandiri Theodores Tangke mengatakan hal itu dipicu sejumlah faktor yang diyakini bisa mendorong kinerja asuransi kesehatan.

"Salah satunya terus berlanjutnya upaya kolaboratif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai manfaat dari perlindungan kesehatan. Dengan demikian, kami harap prospek asuransi kesehatan tetap cerah," katanya kepada Kontan, Senin (13/4/2026).

Untuk mengoptimalkan kinerja asuransi kesehatan tahun ini, AXA Mandiri akan menerapkan sejumlah strategi. Theodores mengatakan AXA Mandiri akan terus mengembangkan produk asuransi jiwa yang lebih fleksibel, personal, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat modern. 


Baca Juga: Strategi Axa Mandiri Kelola Portofolio Investasi di Tengah Stabilitas Suku Bunga

"Dengan produk yang lebih personal dan adaptif, calon nasabah akan merasa bahwa premi yang mereka bayarkan sepadan dengan manfaat," ucapnya.

Selain itu, Theodores menerangkan digitalisasi layanan juga berperan penting dalam upaya meningkatkan premi. Oleh karena itu, dia bilang AXA Mandiri akan terus memperkuat platform digital perusahaan dengan menambahkan fitur yang memudahkan pembelian polis, pembayaran premi, hingga klaim. 

"AXA Mandiri juga memanfaatkan ekosistem digital Bank Mandiri, termasuk fitur pembelian polis saat top up e-money di aplikasi Livin by Mandiri, untuk meningkatkan kenyamanan dan aksesibilitas nasabah," tuturnya.

Baca Juga: Inflasi Medis Tekan Asuransi Kesehatan, AXA Mandiri Ambil Langkah Ini!

Lebih lanjut, Theodores mengatakan AXA Mandiri juga akan memperluas penetrasi pasar melalui kampanye edukasi yang berkelanjutan mengenai pentingnya perlindungan asuransi jiwa dengan strategi literasi yang tepat sasaran. AXA Mandiri optimistis melalui upaya yang dilakukan tersebut dapat menjangkau nasabah baru, sekaligus memperkuat basis premi pada tahun-tahun mendatang.

Berdasarkan laporan keuangan di situs resmi, AXA Mandiri mencatatkan premi sebesar Rp 1,63 triliun per Februari 2026. Adapun klaim yang dibayar mencapai Rp 257,60 miliar. 

Baca Juga: AXA Mandiri Terapkan Strategi Ini Dorong Kinerja Pendapatan Premi pada 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News