Bagaiman nasib IHSG Jumat? ini prediksinya



KONTAN.CO.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (20/9) ditutup menguat 0,09% ke level 5.906,57. Sebelumnya, Indeks dibuka di level 5.902,20. Dengan demikian indeks menguat tipis yakni sebesar 5,24 poin.

Direktur Investa Saran Mandiri Hans Kwee menilai pergerakan indeks pada perdagangan Rabu memang tergolong side ways. Di sesi pagi, Hans melihat gerakan indeks sudah mulai tertekan turun ke bawah. Penguatan sendiri menurut Hans baru terjadi di sesi akhir perdagangan.

Adapun sentimen yang mempengaruhi pergerakan ini menurut Hans adalah keputusan rapat dua hari The Fed, serta kebijakan Bank of Japan (BOJ). Hans menilai, selain suku bunga The Fed, pelaku pasar juga menantikan informasi mengenai neraca perdagangan bank central tersebut.


“Ada US$ 3,7 triliun surat berharga yang mungkin akan dilepas Fed ke depannya. Tapi berapa cepat dan kapan terjadinya itu yang ditunggu pelaku pasar. Kalau BOJ tak kan banyak berubah karena Jepang merilis data ekonomi yang cukup bagus,” ujar Hans, Kamis (21/9).

Sementara itu, di perdagangan Jumat (22/9) Hans memprediksi indeks akan menguat terbatas dan rawan profit taking. Kalaupun menguat, Hans memprediksi indeks akan berada di level resistance di 5916-5923. Untuk level support indeks, Hans menyebut rentang 5868-5885.

Analis OSO Sekuritas Riska Afriani melihat, perdagangan Jumat (22/9) akan dipengaruhi putusan The Fed. Dalam hal ini, bank central tersebut telah menetapkan untuk menahan suku bunga di kisaran 1%-1,5%. Ditambah lagi The Fed akan segera melakukan pemangkasan neraca.

Dari dalam negeri Riska melihat pasar masih wait and see terhadap putusan BI untuk menetapkan suku bunga acuan. Ia memperkirakan IHSG akan bullish di kisaran 5885-5915.

Senada, Analis Binaartha Parama Sekuritas Nafan Aji menilai, keraguan The Fed dalam menaikkan suku bunga acuan pada bulan ini akan menjadi katalis positif bagi pergerakan IHSG. Sementara dari dalam negeri, IHSG masih akan dipengaruhi oleh stabilitas fundamental makroekonomi.

Menginat terbentuknya pola hanging man candle, Nafan melihat IHSG akan mengalami penurunan (bear) dengan level support 5877 dan resistance 5923. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto