Bagaimana Cara Investasi yang Benar untuk Pemula? Ini Langkahnya



KONTAN.CO.ID - Di tengah kesadaran akan pentingnya keamanan finansial, banyak orang akhirnya mulai investasi. Tujuannya beragam, mulai dari melawan inflasi, menyiapkan dana pensiun, hingga mewujudkan impian besar seperti membeli rumah. Jika kamu pemula, jangan khawatir. Cara investasi yang benar untuk pemula dimulai dengan pemahaman dasar dan langkah-langkah sistematis yang akan kita bahas di sini.

Kenali Jenis Investasi Populer untuk Pemula

Sebelum mulai, kenali dulu beberapa instrumen investasi yang populer dan cocok dipertimbangkan oleh pemula:

Jenis Investasi


Risiko

Potensi Imbal Hasil

Cocok Untuk

Reksa Dana

Rendah - Sedang

Stabil - Menengah

Pemula yang ingin diversifikasi & dikelola profesional.

Saham

Tinggi

Tinggi

Pemula yang mau belajar analisis & berinvestasi jangka panjang.

Emas

Rendah

Stabil, naik dalam jangka panjang

Pemula yang cari aset aman & lindung nilai.

Deposito

Sangat Rendah

Tetap & pasti

Pemula yang prioritaskan keamanan modal utama.

Obligasi/SBN

Rendah - Sedang

Tetap & kompetitif

Pemula yang ingin pendapatan tetap & dijamin pemerintah.

Crypto

Sangat Tinggi

Sangat Tinggi & Volatile

Pemula yang paham teknologi & siap risiko tinggi.

Tentukan Tujuan dan Profil Risiko Kamu

Langkah pertama yang paling krusial adalah bertanya pada diri sendiri: “Untuk apa saya berinvestasi?”. Apakah untuk dana darurat, pendidikan anak, atau pensiun? Tujuan ini akan menentukan strategi dan instrumen pilihanmu.

Setelah itu, pahami profil risiko kamu. Secara umum, ada tiga kategori:

●     Konservatif: Tidak nyaman dengan fluktuasi, lebih memilih instrumen aman meski return-nya kecil seperti deposito atau reksa dana pasar uang.

●     Moderat: Mau menerima fluktuasi harga sedang untuk return yang lebih baik. Biasanya memilih kombinasi reksa dana campuran atau saham blue chip.

●     Agresif: Siap menghadapi gejolak pasar yang besar demi potensi keuntungan maksimal, seperti berinvestasi langsung di saham atau aset kripto.

Cara Memulai Investasi dengan Modal Kecil

Banyak yang mengira investasi butuh modal besar. Faktanya, kamu bisa memulai dengan modal kecil, bahkan di bawah Rp100.000. Berikut tipsnya:

1.    Gunakan “Uang Dingin”: Investasikan hanya dana yang memang sudah dialokasikan khusus, bukan untuk kebutuhan pokok atau dana darurat.

2.    Mulai Secara Bertahap: Kamu tidak perlu mengeluarkan semua modal sekaligus. Mulailah dengan nominal kecil untuk belajar memahami pasar.

3.    Manfaatkan Fitur Investasi Rutin: Banyak platform menawarkan fitur dollar-cost averaging (DCA), yaitu berinvestasi dengan jumlah tetap secara berkala (misal, setiap bulan). Ini membantu rata-rata harga beli dan membangun disiplin.

4.    Diversifikasi: Jangan taruh semua telur dalam satu keranjang. Sebarkan modalmu ke beberapa jenis aset investasi yang berbeda untuk meminimalkan risiko. Misalnya, kombinasikan reksa dana dan emas.

5.    Pilih Platform yang Aman dan Terdaftar OJK: Pastikan platform atau aplikasi yang kamu gunakan memiliki izin resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk keamanan dana dan transaksimu.

Kesimpulan

Cara investasi yang benar untuk pemula berawal dari komitmen untuk belajar, mengenali diri sendiri, dan bertindak konsisten. Mulailah dari tujuan finansialmu, pilih instrumen yang sesuai dengan profil risikomu, dan gunakan modal kecil sebagai langkah pertama.

Jangan terjebak pada keinginan mendapat keuntungan instan. Investasi adalah perjalanan jangka panjang yang membutuhkan kesabaran dan kedisiplinan. Yang terpenting adalah segera memulai. Dengan langkah-langkah tepat di atas, kamu sudah berada di jalur yang benar untuk membangun masa depan finansial yang lebih baik.

Yuk, wujudkan tujuan finansialmu bersama Ajaib! Pelajari lebih lanjut dan temukan panduan untuk mulai investasi saham dan instrumen lainnya yang sesuai dengan rencanamu.

Selanjutnya: Status Kepesertaan Berubah? Segera Sinkronisasi Data BPJS Ketenagakerjaan

Menarik Dibaca: Praktis dan Lezat, 4 Resep Camilan Berbahan Kentang yang Mudah Dibuat di Rumah

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News