KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia membuka peluang untuk membuka keran impor minyak mentah dari sejumlah negara seperti Amerika Serikat, Brasil hingga Australia. Langkah ini dipertimbangkan sebagai upaya diversifikasi pasokan energi nasional jika konflik di Timur Tengah tidak mereda dan Iran benar-benar melakukan penutupan menyeluruh terhadap Selat Hormuz. “Dan tadi, beberapa hari kan saya sudah laporkan bahwa kita akan mengkonversi dari BBM kita, crude ya, minyak mentah dari Middle East itu ke Amerika dan beberapa negara lain seperti Nigeria kemudian Brasil, Australia, dan beberapa negara lain,” kata Bahlil di Istana Kepresidenan, Kamis (12/3/2026).
Bahlil Buka Opsi Impor Minyak dari AS hingga Australia Jika Selat Hormuz Ditutup
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia membuka peluang untuk membuka keran impor minyak mentah dari sejumlah negara seperti Amerika Serikat, Brasil hingga Australia. Langkah ini dipertimbangkan sebagai upaya diversifikasi pasokan energi nasional jika konflik di Timur Tengah tidak mereda dan Iran benar-benar melakukan penutupan menyeluruh terhadap Selat Hormuz. “Dan tadi, beberapa hari kan saya sudah laporkan bahwa kita akan mengkonversi dari BBM kita, crude ya, minyak mentah dari Middle East itu ke Amerika dan beberapa negara lain seperti Nigeria kemudian Brasil, Australia, dan beberapa negara lain,” kata Bahlil di Istana Kepresidenan, Kamis (12/3/2026).
TAG: