Bahlil Buka Peluang Harga Pertamax Turun, Cek Harga BBM Hari Ini 21 Juli 2026



KONTAN.CO.ID - Jakarta. Pemerintah membuka peluang penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax jika harga minyak terus melemah. Simak daftar harga BBM terkini yang berlaku pada Juli 2026.

Dilansir dari Kompas.com, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia membuka peluang penurunan harga BBM non-subsidi, termasuk Pertamax, apabila harga minyak mentah dunia mengalami penurunan.

Pemerintah saat ini tengah mengkaji formulasi penyesuaian harga BBM yang dinilai adil bagi masyarakat pengguna BBM non-subsidi maupun pelaku usaha di sektor migas.


"Kita akan melihat, saya sudah menghitung dan saya akan melakukan rapat dengan badan usaha dari Pertamina maupun beberapa badan usaha lain. Ketika harga minyak dunia turun, kita akan menyesuaikan," ujar Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (20/7/2026).

Bahlil menjelaskan, harga minyak dunia saat ini masih bergerak fluktuatif sehingga pemerintah perlu mencermati perkembangan pasar global sebelum mengambil keputusan terkait penyesuaian harga BBM.

Menurutnya, pemerintah berupaya mencari formulasi yang tidak memberatkan konsumen BBM non-subsidi sekaligus tetap menjaga keberlangsungan usaha di sektor perminyakan.

"Jadi dalam kondisi seperti ini kita mencari formulasi yang bijak, yang tidak memberatkan rakyat pengguna khususnya yang non-subsidi. Ini kan totalnya sekitar 20 persen. Ini saudara-saudara kita yang mampu. Tapi juga kita tidak memberatkan pelaku usaha di sektor perminyakan," jelasnya.

Baca Juga: Daftar Tunggu Haji 2027 Diumumkan, Ini Cara Cek Daftarnya & Estimasi Keberangkatan

Sudah Dilaporkan ke Presiden Prabowo

Bahlil mengungkapkan, pembahasan mengenai harga BBM dan kondisi sektor energi nasional telah dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto usai Sidang Kabinet Paripurna yang digelar di Istana Kepresidenan.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan kondisi kualitas BBM di Indonesia yang disebut telah berada di atas standar minimum yang berlaku.

Selain itu, pemerintah telah memastikan pasokan minyak mentah dan BBM hasil kerja sama dengan sejumlah negara dalam kondisi aman hingga akhir tahun.

Tonton: Ekspor Rare Earth China ke Jepang Dihentikan, Dampaknya Mengguncang Industri

Harga BBM Subsidi Dipastikan Tidak Naik

Di sisi lain, Bahlil menegaskan pemerintah tidak akan menaikkan harga BBM subsidi hingga akhir tahun 2026.

Ia memastikan kebijakan subsidi energi tetap dijaga agar tidak membebani masyarakat yang berhak menerima manfaatnya.

"Saya juga melaporkan tentang kerja sama kita dengan beberapa negara terkait crude BBM. Alhamdulillah kita juga clear sampai dengan insyaallah akhir tahun tidak ada masalah," kata Bahlil.

"Sudah barang tentu kita juga memastikan bahwa kenaikan terhadap BBM subsidi insyaallah tidak ada kenaikan sama sekali," tegasnya.

Dengan demikian, peluang penurunan harga Pertamax dan BBM non-subsidi lainnya akan sangat bergantung pada perkembangan harga minyak dunia dalam beberapa waktu ke depan. Pemerintah juga memastikan kebijakan penyesuaian harga akan mempertimbangkan kepentingan konsumen dan keberlanjutan industri migas nasional.

Tonton: Dolar AS Kian Perkasa, Rupiah Turun ke Rp17.900

Harga BBM SPBU Pertamina Juli 2026 

Berikut rincian harga BBM di SPBU Pertamina di seluruh Indonesia periode Juli 2026:

Provinsi Pertalite Pertamax Pertamax Turbo Pertamax Green 95 Biosolar Subsidi Dexlite Pertamina Dex
Aceh Rp 10.000 Rp 16.650 Rp 19.750 - Rp 6.800 Rp 20.150 Rp 21.650
Sumatera Utara Rp 10.000 Rp 16.650 Rp 19.750 - Rp 6.800 Rp 20.150 Rp 21.650
Sumatera Barat Rp 10.000 Rp 17.000 Rp 20.150 - Rp 6.800 Rp 20.550 Rp 22.100
Riau Rp 10.000 Rp 17.000 Rp 20.150 - Rp 6.800 Rp 20.550 Rp 22.100
Kepulauan Riau Rp 10.000 Rp 17.000 Rp 20.150 - Rp 6.800 Rp 20.550 Rp 22.100
Jambi Rp 10.000 Rp 16.650 Rp 19.750 - Rp 6.800 Rp 20.150 Rp 21.650
Bengkulu Rp 10.000 Rp 16.650 Rp 19.750 - Rp 6.800 Rp 20.150 Rp 21.650
Sumatera Selatan Rp 10.000 Rp 16.650 Rp 19.750 - Rp 6.800 Rp 20.150 Rp 21.650
Bangka Belitung Rp 10.000 Rp 16.650 Rp 19.750 - Rp 6.800 Rp 20.150 Rp 21.650
Lampung Rp 10.000 Rp 16.650 Rp 19.750 - Rp 6.800 Rp 20.150 Rp 21.650
DKI Jakarta Rp 10.000 Rp 16.250 Rp 19.300 Rp 17.000 Rp 6.800 Rp 19.700 Rp 21.150
Banten Rp 10.000 Rp 16.250 Rp 19.300 Rp 17.000 Rp 6.800 Rp 19.700 Rp 21.150
Jawa Barat Rp 10.000 Rp 16.250 Rp 19.300 Rp 17.000 Rp 6.800 Rp 19.700 Rp 21.150
Jawa Tengah Rp 10.000 Rp 16.250 Rp 19.300 Rp 17.000 Rp 6.800 Rp 19.700 Rp 21.150
DI Yogyakarta Rp 10.000 Rp 16.250 Rp 19.300 Rp 17.000 Rp 6.800 Rp 19.700 Rp 21.150
Jawa Timur Rp 10.000 Rp 16.250 Rp 19.300 Rp 17.000 Rp 6.800 Rp 19.700 Rp 21.150
Bali Rp 10.000 Rp 16.250 Rp 19.300 - Rp 6.800 Rp 19.700 Rp 21.150
Nusa Tenggara Barat Rp 10.000 Rp 16.250 Rp 19.300 - Rp 6.800 Rp 19.700 Rp 21.150
Nusa Tenggara Timur Rp 10.000 Rp 16.250 Rp 19.300 - Rp 6.800 Rp 19.700 Rp 21.150
Kalimantan Barat Rp 10.000 Rp 16.650 Rp 19.750 - Rp 6.800 Rp 20.150 Rp 21.650
Kalimantan Tengah Rp 10.000 Rp 16.650 Rp 19.750 - Rp 6.800 Rp 20.150 Rp 21.650
Kalimantan Selatan Rp 10.000 Rp 17.000 Rp 20.150 - Rp 6.800 Rp 20.550 Rp 22.100
Kalimantan Timur Rp 10.000 Rp 16.650 Rp 19.750 - Rp 6.800 Rp 20.150 Rp 21.650
Kalimantan Utara Rp 10.000 Rp 17.000 Rp 20.150 - Rp 6.800 Rp 20.550 Rp 22.100
Sulawesi Utara Rp 10.000 Rp 16.650 Rp 19.750 - Rp 6.800 Rp 20.150 Rp 21.650
Gorontalo Rp 10.000 Rp 16.650 Rp 19.750 - Rp 6.800 Rp 20.150 Rp 21.650
Sulawesi Tengah Rp 10.000 Rp 16.650 Rp 19.750 - Rp 6.800 Rp 20.150 Rp 21.650
Sulawesi Tenggara Rp 10.000 Rp 16.650 Rp 19.750 - Rp 6.800 Rp 20.150 Rp 21.650
Sulawesi Selatan Rp 10.000 Rp 16.650 Rp 19.750 - Rp 6.800 Rp 20.150 Rp 21.650
Sulawesi Barat Rp 10.000 Rp 16.650 Rp 19.750 - Rp 6.800 Rp 20.150 Rp 21.650
Maluku Rp 10.000 Rp 16.650 - - Rp 6.800 Rp 20.150 -
Maluku Utara Rp 10.000 Rp 16.650 - - Rp 6.800 Rp 20.150 -
Papua Rp 10.000 Rp 16.650 Rp 19.750 - Rp 6.800 Rp 20.150 -
Papua Barat Rp 10.000 Rp 16.650 - - Rp 6.800 Rp 20.150 Rp 21.650
Papua Selatan Rp 10.000 Rp 16.650 - - Rp 6.800 Rp 20.150 -
Papua Pegunungan Rp 10.000 Rp 16.650 - - Rp 6.800 Rp 20.150 -
Papua Tengah Rp 10.000 Rp 16.650 - - Rp 6.800 Rp 20.150 -
Papua Barat Daya Rp 10.000 Rp 16.650 - - Rp 6.800 Rp 20.150 Rp 21.650
Tonton: Dolar AS Kian Perkasa, Rupiah Turun ke Rp17.900

Harga BBM SPBU BP Juli 2026 

Operator SPBU swasta seperti BP-AKR juga menurunkan harga BBM tertentu mulai 1 Juli 2026. Penurunan hanya terjadi pada BBM jenis BP Ultimate Diesel dari sebelumnya Rp 25.060 menjadi Rp 21.340 per liter. 

Sedangkan harga BBM jenis BP 92 dan BP Ultimate pada Juli 2026 di Jabodetabek dan Jawa Timur masih sama dengan bulan sebelumnya.

Berikut rincian harga BBM di SPBU BP perode Juli 2026: 

Jenis Produk Jabodetabek Jawa Timur
BP Ultimate Rp 17.240 Rp 17.240
BP 92 Rp 16.670 Rp 16.670
BP Ultimate Diesel Rp 21.340 Rp 21.340
Sebagian artikel telah tayang: https://nasional.kompas.com/read/2026/07/20/23581701/bahlil-buka-peluang-harga-pertamax-turun-jika-minyak-dunia-turun.

Kopi Indonesia Makin Diminati Eropa, Nilai Transaksi Capai US$10,8 Juta
© 2026 Konten oleh Kontan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News