KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah memperkuat pengawasan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri di tengah lonjakan harga minyak mentah dunia. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) telah menembus US$ 106 per barel akibat ketidakpastian geopolitik global. Bahlil, yang juga menjabat Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, telah melaporkan perkembangan kenaikan harga minyak tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto. "Kita tahu bahwa kondisi global sampai dengan sekarang kondisinya semakin tidak menentu. Dan hari ini ICP sudah tembus di angka US$ 100 per barel, di angka US$ 106, US$ 105 dolar per barel. Tapi rata-rata sampai dengan dari Januari sampai dengan bulan Oktober sekarang, ICP kita di angka US$ 91 sampai dengan US$ 92 per barel," ujarnya di Istana Negara, Jakarta, Senin (19/10/2027).
Bahlil Lapor Prabowo ICP Tembus US$ 106 per Barel
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah memperkuat pengawasan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri di tengah lonjakan harga minyak mentah dunia. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) telah menembus US$ 106 per barel akibat ketidakpastian geopolitik global. Bahlil, yang juga menjabat Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, telah melaporkan perkembangan kenaikan harga minyak tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto. "Kita tahu bahwa kondisi global sampai dengan sekarang kondisinya semakin tidak menentu. Dan hari ini ICP sudah tembus di angka US$ 100 per barel, di angka US$ 106, US$ 105 dolar per barel. Tapi rata-rata sampai dengan dari Januari sampai dengan bulan Oktober sekarang, ICP kita di angka US$ 91 sampai dengan US$ 92 per barel," ujarnya di Istana Negara, Jakarta, Senin (19/10/2027).
TAG: