Bahlil Lapor Prabowo, Stok BBM dan LPG Aman Jelang Hari Raya Idulfitri



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa kondisi cadangan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG nasional dalam posisi aman menjelang periode hari raya Idulfitri 2026.

Bahlil memaparkan, cadangan bensin subsidi jenis Pertalite (RON 90) saat ini mencapai 24,39 hari, melampaui batas minimal cadangan nasional. Sementara itu, cadangan Pertamax (RON 92) tercatat 28 hari, jauh di atas batas minimal 11 hari.

Adapun untuk BBM non-subsidi dengan angka oktan lebih tinggi, seperti Pertamax Turbo (RON 98), cadangan nasional mencapai 31 hari.


“Untuk urusan bensin Insyaallah clear,” ujar Bahlil saat melaporkan kondisi energi nasional kepada Presiden Prabowo di Istana Negara, Jumat (13/3/2026).

Di sisi lain, cadangan solar subsidi tercatat sebesar 16,41 hari, juga berada di atas ambang batas minimal nasional. Untuk solar non-subsidi, cadangan mencapai 46 hari. Sementara itu, stok avtur berada di level 38 hari dan minyak tanah disebut dalam kondisi aman.

Untuk LPG, Bahlil menyebut cadangan nasional saat ini mencapai 15,66 hari. Pemerintah memastikan ketersediaan energi, baik BBM maupun LPG, dalam kondisi terjaga menjelang peningkatan konsumsi pada periode hari raya Idulfitri 2026.

Meski demikian, Bahlil menyoroti dinamika pasokan LPG global yang perlu diantisipasi. Indonesia masih bergantung pada impor LPG sekitar 7,6 juta ton per tahun. Dari jumlah tersebut, sekitar 70%–75% dipasok dari Amerika Serikat, sekitar 20% dari kawasan Timur Tengah, dan sisanya dari negara lain seperti Australia.

Pemerintah, kata Bahlil, terus menyiapkan strategi pengamanan pasokan untuk menjaga stabilitas energi nasional di tengah potensi gejolak pasar global.

Baca Juga: GAIKINDO: Prospek Kendaraan Niaga 2026 Ikuti Pertumbuhan Ekonomi dan Harga Komoditas

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News