KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyoroti soal kritik menyangkut investor asing yang disebut menguasai industri pertambangan di Indoensia. Bahlil menjelaskan alasan pabrik smelter dikuasai asing lantaran bank-bank milik Indonesia belum tertarik untuk membiayai bisnis yang bergerak di industri pertambangan tersebut. “Kenapa asing? Karena perbankan nasional kita belum melirik bahwa ini adalah salah satu opportunity yang bagus untuk memberikan pinjaman kepada pengusaha kita. Maka asing inilah yang membiayai untuk membangun smelter. Terus pemerintah disalahin. Salah kami apa? Wong Undang-Undang memperbolehkan,” terang Bahlil saat melakukan rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI, Jumat (9/6).
Bahlil Sentil Bank-Bank Nasional yang Belum Tertarik Biayai Smelter di Indonesia
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyoroti soal kritik menyangkut investor asing yang disebut menguasai industri pertambangan di Indoensia. Bahlil menjelaskan alasan pabrik smelter dikuasai asing lantaran bank-bank milik Indonesia belum tertarik untuk membiayai bisnis yang bergerak di industri pertambangan tersebut. “Kenapa asing? Karena perbankan nasional kita belum melirik bahwa ini adalah salah satu opportunity yang bagus untuk memberikan pinjaman kepada pengusaha kita. Maka asing inilah yang membiayai untuk membangun smelter. Terus pemerintah disalahin. Salah kami apa? Wong Undang-Undang memperbolehkan,” terang Bahlil saat melakukan rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI, Jumat (9/6).