Baht Thailand dan Ringgit Malaysia Pimpin Penguatan Mata Uang Asia Senin (9/2)



KONTAN.CO.ID - Mata uang Asia bergerak terbatas pada perdagangan awal pekan, dengan baht Thailand dan ringgit Malaysia memimpin penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (AS), di tengah minimnya sentimen baru dari pasar global.

Berdasarkan data Reuters pada Senin (9/2/2026) pukul 02.07 GMT, baht Thailand menguat 0,28% ke level 31,393 per dolar AS, sementara ringgit Malaysia naik 0,51% ke posisi 3,925 per dolar AS.

Baca Juga: Menkeu AS Bessent: The Fed Tak Akan Terburu-buru Kurangi Neraca


Penguatan ini menjadi yang terbesar di antara mata uang Asia lainnya pada hari tersebut.

Yen Jepang tercatat menguat 0,31% ke level 156,72 per dolar AS, sementara dolar Taiwan naik 0,23% dan peso Filipina menguat 0,15%.

Sebaliknya, won Korea Selatan melemah 0,18% dan dolar Singapura turun tipis 0,04%.

Rupiah Indonesia bergerak stagnan di level 16.860 per dolar AS, tidak berubah dibandingkan posisi sebelumnya. Sementara itu, rupee India juga tercatat stabil di level 90,655 per dolar AS.

Secara kinerja sepanjang tahun berjalan 2026, ringgit Malaysia menjadi salah satu mata uang dengan performa terbaik di kawasan, mencatatkan penguatan sekitar 3,34% dibandingkan posisi akhir 2025.

Baca Juga: Israel Perluas Kendali di Tepi Barat, Permudah Pemukim Kuasai Lahan

Yuan China juga menguat 0,77% secara year-to-date, sedangkan dolar Singapura menguat 1,12%.

Di sisi lain, won Korea Selatan melemah 1,79% sepanjang tahun ini, sementara rupiah Indonesia tercatat melemah sekitar 1,13% dibandingkan posisi akhir tahun lalu.

Pergerakan mata uang Asia cenderung terbatas seiring pelaku pasar masih mencermati arah kebijakan moneter AS serta perkembangan ekonomi global, termasuk dinamika suku bunga dan ketegangan geopolitik yang berpotensi memengaruhi arus modal ke pasar negara berkembang.

Selanjutnya: IHSG Melemah ke 7.888,9 di Pagi Ini (9/2), Top Losers LQ45: ISAT, NCKL, UNVR

Menarik Dibaca: IHSG Diproyeksi Menguat Terbatas, Simak Rekomendasi Saham BNI Sekuritas Senin (9/2)