JAKARTA. Bakrie Microfinance Indonesia (BMI) menyasar potensi pasar pembiayaan dengan fokus pada nasabah perempuan. Produk pinjaman diberikan kepada perempuan-perempuan bermodal tipis namun ingin mengembangkan usaha, dengan nilai plafon Rp 1 juta. Pinjaman ini bisa dicicil dengan membayar Rp 25.000 per minggu. President Director and Chief Executive Office BMI Irawan Massie menuturkan, pembiayaan khusus nasabah perempuan tersebut bertenor satu tahun. Sampai akhir kuartal 1 2011, pembiayaan khusus perempuan BMI sudah tersalur Rp 6 miliar dengan 6.000 debitur. "Sampai akhir tahun kami targetkan bisa bertambah hingga 200.000 debitur atau dengan nilai pembiayaan Rp 1,2 triliun," ujarnya, Kamis (7/4). Jumlah nasabah akan menjadi fokus agar terus bertambah hingga lima tahun ke depan BMI menargetkan bisa menjangkau sejuta debitur. Irwan menjelaskan, penyediaan pembiayaan khusus perempuan ini karena banyak perempuan-perempuan Indonesia yang membutuhkan pembiyaan untuk mengembangkan bisnis terutama Ibu-ibu rumah tangga yang ingin memiliki pendapatan dari usaha yang dijalankannya. Sektor usaha mikro yang mendapat kucuran kredit dari BMI adalah pedagang gorengan, tukang bakso, pedagang empek-empek, tukang sayur, peternak ayam dan itik.
Bakrie Mikro Finance menyasar pembiayaan kaum hawa
JAKARTA. Bakrie Microfinance Indonesia (BMI) menyasar potensi pasar pembiayaan dengan fokus pada nasabah perempuan. Produk pinjaman diberikan kepada perempuan-perempuan bermodal tipis namun ingin mengembangkan usaha, dengan nilai plafon Rp 1 juta. Pinjaman ini bisa dicicil dengan membayar Rp 25.000 per minggu. President Director and Chief Executive Office BMI Irawan Massie menuturkan, pembiayaan khusus nasabah perempuan tersebut bertenor satu tahun. Sampai akhir kuartal 1 2011, pembiayaan khusus perempuan BMI sudah tersalur Rp 6 miliar dengan 6.000 debitur. "Sampai akhir tahun kami targetkan bisa bertambah hingga 200.000 debitur atau dengan nilai pembiayaan Rp 1,2 triliun," ujarnya, Kamis (7/4). Jumlah nasabah akan menjadi fokus agar terus bertambah hingga lima tahun ke depan BMI menargetkan bisa menjangkau sejuta debitur. Irwan menjelaskan, penyediaan pembiayaan khusus perempuan ini karena banyak perempuan-perempuan Indonesia yang membutuhkan pembiyaan untuk mengembangkan bisnis terutama Ibu-ibu rumah tangga yang ingin memiliki pendapatan dari usaha yang dijalankannya. Sektor usaha mikro yang mendapat kucuran kredit dari BMI adalah pedagang gorengan, tukang bakso, pedagang empek-empek, tukang sayur, peternak ayam dan itik.