Bakrie Sumatera (UNSP) Targetkan Volume Produksi CPO Tumbuh 20% Pada Tahun Ini



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) menargetkan pertumbuhan volume produksi CPO sekitar 20% tahun ini.

Direktur PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk Andi W. Setianto enggan menjabarkan mengenai gambaran pencapaian kinerja 2022, serta target pendapatan dan laba pada 2023.

"Kita tunggu laporan keuangan full year 2022. Untuk volume produksi, target full year 2023 adalah tumbuh 20%," kata dia kepada Kontan.co.id, Jumat (24/3).


Baca Juga: Bakrie Sumatera Plantations (UNSP) Miliki Lahan Sawit Tertanam 37.000 Hektare

UNSP saat ini memiliki lahan sawit inti tertanam seluas 37.000 hektare. Dia menambahkan, lahan plasma yang ada seluas 15.000 hektare dan lahan karet tertanam adalah sekitar 15.000 hektare.

Andi mengatakan bahwa pihaknya senantiasa meningkatkan kualitas tanaman dan kuantitas produksi melalui peremajaan menggunakan bibit unggul. Ia menilai, langkah ini yang kelak meningkatkan produksi ton sawit per hektare dalam jangka panjang.

Lebih lanjut, mengenai tantangan dan peluang, UNSP mengatakan akan terus meningkatkan produksi sembari menjaga pengeluaran biaya di tengah inflasi.

Baca Juga: BEI Siapkan Papan Pemantauan Khusus, Saham Apa Saja yang Berpotensi Masuk?

"Tapi kebun seperti UNSP peluangnya adalah meningkatkan produktivitas ton sawit per hektarnya di tengah tantangan inflasi menjaga biaya," ujar dia.

Sebagai informasi, UNSP mencatat penjualan neto Rp 2,16 triliun hingga periode 30 September 2022.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Herlina Kartika Dewi