KONTAN.CO.ID - YERUSALEM. Bandara Internasional Ben Gurion mengumumkan melalui kanal WhatsApp resmi bahwa bandara utama Israel ini kemungkinan akan dibuka kembali mulai Senin malam dalam “format yang sangat terbatas” setelah konflik dengan Iran menutup ruang udara Israel. Mulai Selasa, operasi penerbangan dijadwalkan akan “secara bertahap diperluas tergantung pada situasi keamanan,” meskipun hanya maskapai Israel yang diperkirakan akan melanjutkan penerbangan. Serangan udara Israel dan AS ke Iran pada Sabtu memicu gelombang serangan balasan di Timur Tengah, menyebabkan kekacauan penerbangan dan ratusan ribu penumpang terdampar di berbagai negara. Maskapai nasional El Al Israel Airlines mengatakan sedang mencari izin untuk mengoperasikan penerbangan charter dari Eropa menuju destinasi perbatasan Israel, untuk membawa kembali penumpang yang terjebak di luar negeri. Saat ini, hampir 300.000 warga Israel tercatat telah bepergian ke luar negeri dalam tiga bulan terakhir dan belum kembali, dengan 172.000 di antaranya bepergian dalam sebulan terakhir. Selain itu, sekitar 34.000 wisatawan sedang berada di Israel.
Bandara Ben Gurion Akan Dibuka Secara Terbatas Pasca Penutupan Efek Konflik Iran
KONTAN.CO.ID - YERUSALEM. Bandara Internasional Ben Gurion mengumumkan melalui kanal WhatsApp resmi bahwa bandara utama Israel ini kemungkinan akan dibuka kembali mulai Senin malam dalam “format yang sangat terbatas” setelah konflik dengan Iran menutup ruang udara Israel. Mulai Selasa, operasi penerbangan dijadwalkan akan “secara bertahap diperluas tergantung pada situasi keamanan,” meskipun hanya maskapai Israel yang diperkirakan akan melanjutkan penerbangan. Serangan udara Israel dan AS ke Iran pada Sabtu memicu gelombang serangan balasan di Timur Tengah, menyebabkan kekacauan penerbangan dan ratusan ribu penumpang terdampar di berbagai negara. Maskapai nasional El Al Israel Airlines mengatakan sedang mencari izin untuk mengoperasikan penerbangan charter dari Eropa menuju destinasi perbatasan Israel, untuk membawa kembali penumpang yang terjebak di luar negeri. Saat ini, hampir 300.000 warga Israel tercatat telah bepergian ke luar negeri dalam tiga bulan terakhir dan belum kembali, dengan 172.000 di antaranya bepergian dalam sebulan terakhir. Selain itu, sekitar 34.000 wisatawan sedang berada di Israel.