LONDON. Eropa Utara dan Eropa Pusat tertutup untuk lalu lintas udara hingga 22 April mendatang. Penutupan ini merupakan akibat lebih lanjut dari letusan gunung berapi di Islandia yang melintasi benua biru itu. Eropa membatalkan lebih dari 77 penerbangan kemarin, setelah penutupan bandara dari Dublin hingga Moskow. Menurut Layanan Lalu Lintas Udara, tak ada pesawat yang beroperasi di London hingga pukul 19.00 waktu setempat, kemarin. Jerman juga menutup kegiatan bandara hingga Minggu (18/4) dinihari waktu Berlin. Teitur Atlason, petugas meteorologi Islandia, memperkirakan letusan gunung berapi masih akan berlangsung empat hingga lima hari mendatang. "Letusan tersebut masih dalam ayunan penuh dan gunung berapi memuntahkan abu agak gelap ke udara dengan ketinggian 5-6 kilometer," ucap Teitur.
Bandara Eropa Tutup Lebih dari Empat Hari
LONDON. Eropa Utara dan Eropa Pusat tertutup untuk lalu lintas udara hingga 22 April mendatang. Penutupan ini merupakan akibat lebih lanjut dari letusan gunung berapi di Islandia yang melintasi benua biru itu. Eropa membatalkan lebih dari 77 penerbangan kemarin, setelah penutupan bandara dari Dublin hingga Moskow. Menurut Layanan Lalu Lintas Udara, tak ada pesawat yang beroperasi di London hingga pukul 19.00 waktu setempat, kemarin. Jerman juga menutup kegiatan bandara hingga Minggu (18/4) dinihari waktu Berlin. Teitur Atlason, petugas meteorologi Islandia, memperkirakan letusan gunung berapi masih akan berlangsung empat hingga lima hari mendatang. "Letusan tersebut masih dalam ayunan penuh dan gunung berapi memuntahkan abu agak gelap ke udara dengan ketinggian 5-6 kilometer," ucap Teitur.