KONTAN.CO.ID - BAGHDAD. Lonceng gereja baru yang dibangun di dekat kota kuno Ur di Irak berbunyi untuk pertama kalinya pekan lalu sebagai bagian dari upaya untuk menarik kembali para peziarah ke negara yang merupakan rumah bagi salah satu komunitas umat Kristen tertua di dunia. Gereja tersebut merupakan bagian dari kompleks yang menjulang dari dataran gurun di bawah bayangan Ziggurat Ur yang berbentuk piramida, sebuah kota yang secara tradisional diyakini sebagai tempat kelahiran Nabi Ibrahim yang dikunjungi Paus Fransiskus tiga tahun lalu. Pembangunan gereja akan selesai bulan ini. Pekan lalu, lonceng besar itu dipasang di menaranya, yang terbuat dari batu bata lumpur tradisional Irak yang berwarna kekuningan. Para pekerja memoles jendela kaca patri besar berwarna cerah.
Bangun Gereja Baru di Ur Kuno, Irak Harap Dapat Memikat Peziarah Kristen
KONTAN.CO.ID - BAGHDAD. Lonceng gereja baru yang dibangun di dekat kota kuno Ur di Irak berbunyi untuk pertama kalinya pekan lalu sebagai bagian dari upaya untuk menarik kembali para peziarah ke negara yang merupakan rumah bagi salah satu komunitas umat Kristen tertua di dunia. Gereja tersebut merupakan bagian dari kompleks yang menjulang dari dataran gurun di bawah bayangan Ziggurat Ur yang berbentuk piramida, sebuah kota yang secara tradisional diyakini sebagai tempat kelahiran Nabi Ibrahim yang dikunjungi Paus Fransiskus tiga tahun lalu. Pembangunan gereja akan selesai bulan ini. Pekan lalu, lonceng besar itu dipasang di menaranya, yang terbuat dari batu bata lumpur tradisional Irak yang berwarna kekuningan. Para pekerja memoles jendela kaca patri besar berwarna cerah.