Bangun kantor, Sinarmas MSIG rogoh Rp 1,5 triliun



JAKARTA. PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG meresmikan proses topping off Sinarmas MSIG Tower. Pembangunan gedung perkantoran seluas 4.500 meter persegi (m2) itu diperkirakan menelan biaya investasi hingga Rp 1,5 triliun.

Johnson Chai, Direktur Utama Sinarmas MSIG Life mengungkapkan, kantor barunya itu akan memiliki 47 lantai atau setinggi 245 meter. "Sinarmas MSIG Tower akan menjadi salah satu gedung tertinggi di area perkantoran Jalan Jenderal Sudirman," ujarnya ditemui KONTAN, Senin (14/4).

Investasi Sinarmas MSIG Tower sendiri merupakan hasil patungan dengan PT Smart Tbk. Gedung rancangan arsitektur kenamaan DiMarzio Kato dari Los Angeles, Amerika Serikat (AS) itu nantinya akan digunakan sebagai kantor baru Sinarmas MSIG dengan mitranya, dan umum.


"Pembangunan Sinarmas MSIG Tower untuk menjawab kebutuhan ruang kantor di Jakarta yang terus meningkat. Bagi kami sendiri, ini kebanggaan dapat menempati gedung yang kami miliki sendiri, sekaligus menandakan stabilitas," terang Chai.

Pembangunan gedung dimulai sejak tahun 2012 lalu dan diperkirakan beroperasi awal tahun depan. Adapun, konsep gedung ini mengedepankan nuansa modern dan ramah lingkungan tercermin dari penggunaan Low E Glass yang dapat mereduksi panas dan suara.

Meski masih dalam tahap pembangunan, Sinarmas MSIG Tower mengklaim telah memiliki okupansi 75% dari seluruh area kantor yang disewakan. Sinarmas MSIG sendiri akan menempati tiga lantai dan memindahkan sebagian besar operasional kantor pusatnya dari Gedung Wisma Eka Jiwa di kawasan Mangga Dua.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Asnil Amri