Bangun Kosambi (CBDK) Injeksi Modal Rp 250 Miliar ke Entitas Anak, Ini Tujuannya



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) menginjeksi modal ke entitas anak PT Industri Pameran Nusantara (IPN) senilai Rp 250 miliar.

Berdasarkan keterbukaan informasi  Senin (26/1), aksi korporasi tersebut dilakukan melalui penerbitan 14,7 juta saham Seri B oleh IPN dengan nilai nominal Rp 17.000 per saham. Seluruh saham baru tersebut diambil bagian sepenuhnya oleh CBDK.

Sehubungan dengan penerbitan saham itu, IPN juga melakukan peningkatan modal dasar menjadi Rp 8 triliun. Ini terdiri dari 10.000 saham seri A dengan nominal Rp 1 juta per saham atau Rp 10 miliar dan 470,03 juta saham seri B dengan nilai Rp 17.000 per saham atau seluruhnya sebesar Rp 7,9 triliun.


Baca Juga: Rupiah Makin Menguat ke Rp 16.771 per Dolar AS di Siang Ini (26/1)

Nah, setelah CBDK melakukan tambahan modal, kepemilikan CBDK di IPN menjadi 99,993% dari total modal ditempatkan dan disetor IPN.

Sekretaris Perusahaan CBDK, Yohanes Edmond Budiman mengatakan penambahan modal tersebut bertujuan memperkuat struktur permodalan serta kapasitas keuangan IPN guna mendukung kegiatan operasional dan pengembangan lanjutan fasilitas Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions (MICE) yang direalisasikan melalui Nusantara International Convention & Exhibition (NICE).

Sebagai bagian dari pengembangan fasilitas MICE, NICE mulai beroperasi pada akhir Agustus 2025 dan diharapkan menjadi elemen strategis dalam mendukung pengembangan Central Business District PIK2 (CBD PIK2). 

Kehadiran NICE diharapkan dapat memperkuat ekosistem bisnis serta mendorong aktivitas ekonomi berkelanjutan di kawasan PIK2.

"Melalui penguatan permodalan IPN, perseroan berupaya memastikan keberlanjutan operasional, optimalisasi kinerja, serta pengembangan jangka panjang fasilitas tersebut sebagai bagian dari strategi perusahaan dalam menciptakan nilai tambah yang berkesinambungan bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan," tulis Yohanes dalam keterangannya, Senin (26/1/2026).

Dari sisi dampak, peningkatan modal ini tidak memberikan pengaruh material terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha CBDK.

Namun secara strategis, transaksi ini diharapkan dapat memperkuat pengembangan ekosistem CBD PIK2 melalui dukungan terhadap operasional fasilitas MICE yang dijalankan oleh NICE, sehingga berpotensi meningkatkan nilai portofolio CBDK secara berkelanjutan.

Baca Juga: IHSG Naik 0,24% ke 8.972 di Sesi I, Top Gainers LQ45: ANTM, AMMN & DSSA, Senin (26/1)

Selanjutnya: Jenderal China Dituduh Bocorkan Rahasia Nuklir AS, Apa Motifnya?

Menarik Dibaca: IHSG Diprediksi Konsolidatif, Ini 3 Rekomendasi Saham Uptrend Pekan Ini dari IPOT

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News