Bangun PLTU, PTBA pasok listrik ke smelter Antam



JAKARTA. PT Bukit Asam Tbk (PTBA) akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) batubara di Halmahera Timur, Maluku Utara. Rencananya, listrik tersebut akan dipasok PTBA untuk pabrik pengolahan dan pemurnian (smelter) ferronikel milik PT Aneka Tambang (Antam) Direktur Utama PTBA, Milawarma mengungkapkan, dipilihnya Halmahera sebagai lokasi pembangunan PLTU lantaran hasil listrik dari pembangkit tersebut akan dialirkan ke pabrik pengolahan dan pemurnian (smelter) ferronikel milik PT Aneka Tambang Tbk yang akan beroperasi pada 2018. “Kami akan membangun pembangkit berdekatan dengan pabrik feronikel yang sedang dikerjakan Antam. Hasilnya akan dipasok ke pabrik pemurnian ferronikel Antam," kata Milawarma di Kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jumat (8/1). Pembangunan PLTU tersebut, rencananya akan memiliki kapasitas 2x40 Megawatt (MW) yang ditargetkan rampung sebelum Desember 2018. “Diperkirakan akan memakan investasi sekitar US$ 100 juta sampai US$ 150 juta,” imbuh Milawarma. Direktur Utama Antam, Teddy Badrujaman menilai, sinergi antar BUMN ini merupakan langkah yang baik, mengingat dilakukan oleh perusahaan pelat merah. “Jadi kami tidak perlu lagi memikirkan soal listrik karena sudah diarahkan oleh Kementerian BUMN melalui sinergi ini dan PTBA akan mencarikan listriknya. Otomatis yang paling mudah adalah batubara,” tandas Teddy.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor: Dikky Setiawan