Banjir obligasi korporasi



JAKARTA. Pasar obligasi korporasi diramaikan pasokan produk baru. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), salah satunya, bakal menerbitkan obligasi berkelanjutan tahap II tahun 2013 senilai Rp 1,5 triliun.

Pada keterbukaan di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), obligasi Medco menawarkan tingkat bunga tetap 8,85%. Jangka waktu obligasi tersebut lima tahun dan jatuh tempo 15 Maret 2018. "Obligasi ini akan listing pada 18 Maret 2013," kata Gusrinaldi Akhyar, Head of Central Depository Service Division KSEI, Rabu (27/2).

Pembayaran kupon obligasi Medco yang memegang rating AA- dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) dilakukan secara triwulan. Pembayaran kupon pertama dilakukan 15 Juni 2013.


Sebelumnya, Medco menerbitkan obligasi berkelanjutan tahap I akhir tahun lalu senilai Rp 500 miliar. Total dana yang ingin diraup dari penerbitan obligasi berkelanjutan tersebut Rp 4,5 miliar. Artinya Medco, masih ada sisa penerbitan Rp 2,5 triliun dari target dana yang belum dicapai.

Herdi Ranu Wibowo, Head of Debt Capital Market BCA Sekuritas mengatakan, obligasi Medco masih menarik bagi investor karena memberikan kupon tinggi. Jika dibandingkan dengan obligasi milik PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) dengan tenor dan rating yang sama menawarkan kupon 8,25%.

Ini karena, risiko obligasi Medco lebih tinggi. Pasalnya, laporan keuangan perusahaan minyak dan gas ini mencatat kinerja yang kurang cemerlang. Selain itu, rasio utang atau debt leverage Medco terlalu tinggi.

Obligasi PTPP

PT PP Tbk (PTPP) juga menawarkan obligasi Rp 700 miliar dengan tenor lima tahun. Kupon obligasi tersebut 8% - 9%. "Ini menyesuaikan kondisi pasar," kata Direktur Utama PTPP, Bambang Tribowo.

Obligasi dengan peringkat A- dari Pefindo akan ditawarkan pada 13 - 14 Maret 2013, penjatahan 15 Maret, dan pencatatan 20 Maret.

Analis Indonesia Bond Pricing Agency (IBPA), Fakhrul Aufa mengatakan, penerbitan obligasi korporasi memicu kenaikan harga di pasar sekunder. Dia menduga, penerbitan obligasi korporasi tahun ini bisa Rp 60 triliun. Adapun, return obligasi korporasi bisa 8%-9% per tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Avanty Nurdiana