KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kartu kredit tak lagi sekadar menjadi alat pembayaran. Bagi perbankan, produk ini juga menjadi pintu masuk untuk memperluas ekosistem transaksi. Kolaborasi dengan maskapai, ritel, hingga platform digital melalui skema
co-branding pun menjadi strategi bank untuk memperluas basis nasabah sekaligus mendorong transaksi. Peluang bisnis kartu kredit masih terbuka seiring meningkatnya kebutuhan transaksi dan adopsi gaya hidup
cashless. PT Bank KB Indonesia Tbk (BBKP) atau KB Bank menjadi salah satu bank yang melihat prospek tersebut. Transaksi kartu kredit KB Bank tumbuh 10% secara tahunan pada kuartal I-2026. Jumlah pengguna kartu kredit bank juga telah mencapai lebih dari 500.000 pengguna.
Direktur Utama KB Bank Kunardy Darma Lie mengatakan, pihaknya optimistis terhadap prospek bisnis kartu kredit seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat dalam bertransaksi dan adopsi gaya hidup
cashless. Baca Juga: Kredivo & KrediFazz Lanjutkan Investigasi Dugaan Pelanggaran Penagihan di Purworejo "Ke depan, KB Bank terbuka terhadap peluang untuk mengembangkan bisnis kartu kredit melalui kerja sama co-branded maupun kemitraan strategis lainnya. Setiap peluang kerja sama akan kami kaji dengan prinsip kehati-hatian untuk memastikan adanya nilai tambah bagi kedua belah pihak," kata Kunardy kepada Kontan, Rabu (23/7). Untuk mendorong pertumbuhan, KB Bank mengoptimalkan nasabah eksisting dan melakukan cross-selling kepada perusahaan mitra yang berpotensi meningkatkan akuisisi maupun transaksi kartu kredit. Segmen yang dibidik akan disesuaikan dengan strategi,
positioning, dan
brand image bank. Senada, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) juga melihat prospek bisnis kartu kredit masih terbuka. Executive Vice President Corporate Communication BCA Hera F. Haryn mengatakan, transaksi kartu kredit menunjukkan tren positif. Hingga Maret 2026,
outstanding pinjaman konsumer lainnya yang mayoritas merupakan kartu kredit tumbuh 6,8% secara tahunan menjadi Rp 25,1 triliun. "Hal ini merupakan suatu bentuk kepercayaan nasabah yang tetap menggunakan kartu kredit BCA dalam memenuhi kebutuhannya. Kami berharap bisnis kartu kredit masih akan terus tumbuh ke depannya," ujar Hera. BCA juga menggandeng sejumlah rekanan untuk memberikan manfaat tambahan bagi pengguna kartu kredit. Di antaranya melalui Kartu Kredit BCA Blibli Mastercard dan Kartu Kredit BCA tiket.com Mastercard. Sementara itu, PT Bank Permata Tbk (BNLI) juga melihat prospek bisnis kartu kredit, termasuk co-branding, masih terbuka. Group Head Consumer & SME Lending PermataBank Haryanto mengatakan, pertumbuhan bisnis tersebut turut didorong oleh kinerja kartu kredit reguler dan
co-branded. "Kami melihat prospek pertumbuhan bisnis kartu kredit menunjukkan tren positif, tercermin dari peningkatan nilai transaksi pada semester pertama tahun 2026. Pertumbuhan ini didorong oleh kinerja kartu kredit reguler yang diterbitkan oleh Permata Bank maupun kartu kredit co-branded yang bekerja sama dengan pihak ketiga," kata Haryanto kepada Kontan, Sabtu (26/7/2026).
Baca Juga: Laba BTPN Syariah (BTPS) Naik Jadi Rp 655 Miliar, Kualitas Pembiayaan Tetap Terjaga Menurut Haryanto, kartu kredit co-branded menjadi salah satu pendorong pertumbuhan PermataBank melalui akuisisi nasabah baru dan peningkatan transaksi belanja. Saat ini, PermataBank memiliki AirAsia Credit Card yang menawarkan manfaat perjalanan seperti AirAsia Points serta Priority Access untuk
check-in dan
boarding. Ke depan, PermataBank terbuka bekerja sama dengan mitra yang memiliki basis pelanggan kuat dan ekosistem luas. Sektor yang dibidik antara lain
e-commerce, layanan kesehatan, perjalanan dan pariwisata, perdagangan, serta transportasi.
Langkah memperkuat bisnis kartu kredit melalui kolaborasi juga dilakukan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI). Hingga Maret 2026, frekuensi transaksi kartu kredit Bank Mandiri tumbuh 24,3% secara tahunan, sementara nilai transaksinya meningkat 21,3%. Penguatan tersebut dilakukan melalui produk kolaborasi, antara lain Mandiri Kartu Kredit
co-brand Marriott Bonvoy dan kartu kredit co-brand Traveloka. Bank Mandiri juga memperluas skema
co-branding di luar kartu kredit melalui Kartu Mandiri Debit Co-Brand Indogrosir yang diluncurkan pada Mei 2026. Sementara itu, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) juga memiliki sejumlah kartu kredit
co-branded, di antaranya BNI MAPCLUB Card dan BNI Batik Air. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News