Bank Amar (AMAR) Bakal Menggelar Buyback Saham Senilai Rp 120 Miliar



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR) bakal menggelar aksi korporasi dengan melakukan pembelian kembali (buyback) saham perseroan senilai Rp 120 miliar. 

Dikutip dari keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (14/5),  perseroan akan meminta restu pembelian saham kembali dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang akan digelar pada 20 Juni 2023. Selanjutnya, pembelian kembali saham akan dilakukan dalam waktu paling lama delapan belas bulan sejak disetujuinya dalam RUPST.

"Pembelian kembali saham dilakukan perseroan dalam rangka pemberian remunerasi yang bersifat variabel kepada manajemen dan karyawan perseroan melalui program kepemilikan saham (Management and/or Employee Stock Option Plan atau MESOP)," ungkap Manajemen Perusahaan.


Selain itu, manajemen bank Amar menyebut, pelaksanaan pembelian kembali saham dalam rangka pemberian remunerasi yang bersifat variabel kepada manajemen dan karyawan ini juga sesuai dengan Peraturan OJK No. 30/POJK.04/2017 serta akan dilaksanakan dengan mengikuti dan tunduk kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Baca Juga: Bumi Serpong (BSDE) Bukukan Marketing Sales Rp 2,1 Triliun, Cek Rekomendasi Analis

Adapun, Jumlah saham yang akan dibeli sebanyak-banyaknya 2% dari jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan.

Sementara itu, harga buyback saham perseroan paling tinggi sebesar harga rata-rata dari harga penutupan perdagangan  harian di Bursa Efek selama 90 hari terakhir sebelum tanggal pembelian kembali saham oleh perseroan.

Perseroan pun berkeyakinan pelaksanaan transaksi buyback saham perseroan tidak akan memberikan dampak negatif yang material terhadap kegiatan usaha perseroan.

Manajemen perseroan menjelaskan, performa laba per saham setelah buyback, total aset akan menjadi Rp 4,64 triliun dari Rp 4,76 triliun. Sementara total laba Rp 34,43 miliar, dan ekuitas Rp 3,09 triliun dari Rp 3,21 triliun.

Selain itu, laba per saham tetap menjadi Rp 1,9 per lembar. Return on asset menjadi 3,0% dari 2,9%. Return on equity menanjak menjadi 3,5% dari sebelumnya 3,4%. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tendi Mahadi