Bank BCA (BBCA) Cetak Laba Rp 4,99 Triliun di Januari 2026, Ini Penyebabnya!



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Awal tahun 2026, kinerja PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) masih positif. Pada Januari 2026, laba bersih periode berjalan BCA mencapai Rp 4,99 triliun. Jika dibandingkan periode sama tahun lalu, laba bersih BCA ini masih naik 5,76% secara tahunan dari Rp 4,73 triliun di Januari 2025. 

Kenaikan laba bersih tersebut sejalan dengan pendapatan komisi/provisi/fee dan administrasi yang naik 13,16% secara tahunan menjadi Rp 1,72 triliun. 

Sementara pendapatan bunga BCA justru cenderung stagnan. Di Januari 2026, pendapatan bunga BCA sebesar Rp 7,74 triliun naik tipis dari Januari 2025 senilai Rp 7,72 triliun. 


Baca Juga: Bank Mega (MEGA) Bagi Saham Bonus 1:1, Terbitkan 11,74 Miliar Saham

Namun untuk segmen pendapatan bunga bersih justru turun tipis sebesar 0,89% secara tahunan menjadi Rp 6,62 triliun. Ini terjadi lantaran beban bunga yang ditanggung oleh BCA naik 7,77% secara tahunan menjadi Rp 1,11 triliun. 

Akibatnya laba operasional BCA juga masih naik sebesar 5,32% secara tahunan menjadi Rp 6,14 triliun. 

Kinerja penyaluran kredit dan pembiayaan yang diberikan BCA pada Januari 2026 meningkat 6,26% secara tahunan menjadi Rp 948,96 triliun dari Rp 893,02 triliun. Sementara total aset yang dikantongi BCA tumbuh 9,09% secara tahunan menjadi Rp 1.559,68 triliun. 

Harga saham BBCA naik 0,7% di level Rp 7.225 per saham pada Jumat (20/2/2026). Sementara dalam lima hari saham BBCA turun 3,02%. 

Selanjutnya: Prakiraan Cuaca Jawa Barat Minggu (22/2): Hindari Risiko Hujan Ringan-Sedang

Menarik Dibaca: Jadwal Imsakiyah Kabupaten Jember Ramadan 2026 Lengkap

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TAG: