JAKARTA. Perbankan lambat laun mulai mengurangi ketergantungan pencarian likuiditas ke deposan besar. Pengelola bank mengaku, mereka mulai memangkas bunga khusus yang selama ini ditawarkan untuk nasabah berkantong tebal. Salah satu yang sudah memangkas bunga simpanan seperti PT Bank CIMB Niaga Tbk. Per akhir Juni 2009, dana pihak ketiga (DPK) CIMB Niaga sebesar Rp 82 triliun. Dari total DPK itu, 51% berbentuk deposito, dan sebesar 49% berupa tabungan dan giro. "Jika dana yang masuk melalui deposito sekitar Rp 42 triliun, maka porsi deposito bunga khusus sebesar 30% saja," ujar Direktur Retail Banking CIMB Niaga, Suhaimin Djohan, Rabu (19/8).
Bank Besar Mulai Pangkas Bunga Khusus
JAKARTA. Perbankan lambat laun mulai mengurangi ketergantungan pencarian likuiditas ke deposan besar. Pengelola bank mengaku, mereka mulai memangkas bunga khusus yang selama ini ditawarkan untuk nasabah berkantong tebal. Salah satu yang sudah memangkas bunga simpanan seperti PT Bank CIMB Niaga Tbk. Per akhir Juni 2009, dana pihak ketiga (DPK) CIMB Niaga sebesar Rp 82 triliun. Dari total DPK itu, 51% berbentuk deposito, dan sebesar 49% berupa tabungan dan giro. "Jika dana yang masuk melalui deposito sekitar Rp 42 triliun, maka porsi deposito bunga khusus sebesar 30% saja," ujar Direktur Retail Banking CIMB Niaga, Suhaimin Djohan, Rabu (19/8).