Bank BJB Siapkan Rp 75,62 Miliar untuk Lunasi Obligasi Jatuh Tempo 18 Oktober 2026



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB) telah menyiapkan dana sebesar Rp 75,62 miliar untuk membayar pokok dan bunga Obligasi Berkelanjutan I Bank BJB Tahap III Tahun 2019 Seri C yang jatuh tempo pada 18 Oktober 2026.

Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (16/10/2026), BJB telah menyediakan dana untuk pelunasan obligasi tersebut. Surat bernomor 948/DIR-TRE/2026 itu disampaikan sebagai pemenuhan kewajiban keterbukaan informasi mengenai kesiapan dana pelunasan efek yang akan jatuh tempo.

Adapun total dana yang disiapkan mencapai Rp 75,62 miliar, terdiri dari pembayaran pokok obligasi sebesar Rp 74 miliar dan bunga sebesar Rp 1,62 miliar.


Baca Juga: Harga saham Bank BCA (BBCA) Anjlok Terseret Sentimen MSCI, Begini Kata BCA

Obligasi Seri C tersebut memiliki tingkat bunga tetap sebesar 8,75% per tahun. Obligasi diterbitkan pada 18 Oktober 2019 dan memiliki tanggal jatuh tempo pada 18 Oktober 2026.

Dalam surat tersebut, Bank BJB juga menyebutkan bahwa berdasarkan laporan keuangan bulanan terakhir per 31 Agustus 2026, dana untuk pelunasan obligasi ditempatkan pada pos penempatan pada Bank Indonesia.

Obligasi Seri C merupakan bagian dari Obligasi Berkelanjutan I Bank BJB Tahap III Tahun 2019 yang diterbitkan dengan total nilai pokok Rp 248 miliar. Penerbitan tersebut terbagi menjadi tiga seri, yakni Seri A sebesar Rp 66 miliar, Seri B sebesar Rp 108 miliar, dan Seri C sebesar Rp 74 miliar.

Seri A menawarkan bunga tetap 8,25% per tahun dengan tenor tiga tahun dan jatuh tempo pada 18 Oktober 2022. Sementara itu, Seri B menawarkan bunga tetap 8,50% per tahun dengan tenor lima tahun dan jatuh tempo pada 18 Oktober 2024.

Adapun Seri C menawarkan bunga tetap 8,75% per tahun dengan tenor tujuh tahun dan jatuh tempo pada 18 Oktober 2026.

Pembayaran bunga obligasi dilakukan setiap tiga bulan sejak tanggal emisi, sedangkan pelunasan pokok dilakukan sekaligus pada saat jatuh tempo.

Sebagai informasi, Obligasi Berkelanjutan I Bank BJB merupakan bagian dari penawaran umum berkelanjutan dengan target penghimpunan dana sebesar Rp 3,5 triliun. Sebelum penerbitan tahap III, Bank BJB telah menerbitkan tahap I pada 2017 senilai Rp 1,5 triliun dan tahap II pada 2018 senilai Rp 1,75 triliun.

Baca Juga: OJK Terbitkan Aturan Baru Rencana Bisnis Bank, Apa Saja Poin Pentingnya?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TAG: