KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) membidik ekosistem Badan Usaha Milik Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (BUM PTNBH) untuk menggenjot bisnis digital. Strategi ini sekaligus menyasar pasar mahasiswa dan meningkatkan penggunaan aplikasi Bale Syariah di lingkungan kampus. BSN telah bekerja sama dengan entitas bisnis milik 27 Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH) di Indonesia membuka peluang bagi perseroan untuk menggarap pasar mahasiswa. Melalui kolaborasi ini, Direktur Utama Bank BSN Alex Sofjan Noor mengatakan, BSN menargetkan layanan keuangan digital yang terintegrasi dengan aktivitas dan kebutuhan sehari-hari mahasiswa.
“Ekosistem digital kampus ini dirancang agar Bale Syariah by BSN dapat menjadi bagian dari berbagai aktivitas mahasiswa. Tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan transaksi keuangan, layanan ini juga diarahkan untuk mendukung kegiatan kemahasiswaan hingga memfasilitasi aktivitas ibadah,” ujar Alex dalam keterangannya, Minggu (8/11/2026).
Baca Juga: Bank BSN Perluas Outlet Prioritas, Bidik Segmen Nasabah Premium Untuk menggarap pasar tersebut, Bank BSN menyiapkan empat pilar integrasi digital di kampus. Pilar pertama menyasar kemudahan transaksi. Implementasinya mencakup pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) melalui
Virtual Account serta program
cashback menggunakan aplikasi Bale Syariah di berbagai fasilitas kantin kampus. Pilar kedua menyasar kebutuhan kegiatan kemahasiswaan melalui dukungan pendanaan acara (sponsorship), sekaligus mendorong akuisisi nasabah dengan mengajak mahasiswa baru untuk mengunduh dan menggunakan aplikasi Bale Syariah. Selanjutnya, pada pilar ketiga, Bank BSN mendorong penerapan program cashless Kampus dengan memperluas penggunaan QRIS pada seluruh tenant dan unit usaha di bawah naungan BUM PTNBH. Melalui skema direct merchant, para pengelola usaha di lingkungan kampus juga dapat menikmati kemudahan transaksi serta proses penyelesaian pembayaran yang cepat dan akurat. Adapun, pilar keempat diarahkan untuk memperkuat ekosistem spiritual mahasiswa melalui kolaborasi dengan masjid kampus. Dalam hal ini, Bank BSN menyediakan layanan QRIS terintegrasi untuk mempermudah pembayaran Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF) secara nontunai.
Baca Juga: Bank BSN Gandeng Kampus UINSU Perkuat SDM Syariah Alex bilang, pengembangan ekosistem digital kampus tersebut didukung oleh pertumbuhan layanan digital Bank BSN yang terus menunjukkan tren positif. Hingga September 2026, aplikasi Bale Syariah mencatat sekitar 258.800 pengguna aktif, meningkat 191,8% dari awal tahun. Dari sisi transaksi, Bale Syariah membukukan 3,84 juta transaksi dengan total volume mencapai Rp7,47 triliun. Pertumbuhan juga terlihat pada layanan QRIS Bank BSN. Hingga September 2026, jumlah
merchant QRIS mencapai 6.645
merchant atau tumbuh 68,9% dari awal tahun. Sementara itu, total volume transaksi tercatat sebesar Rp178,79 miliar dengan frekuensi mencapai 2,43 juta transaksi. Melalui pengembangan ekosistem digital di lingkungan perguruan tinggi, Bank BSN optimistis dapat memperluas basis nasabah dari kalangan generasi muda sekaligus meningkatkan penetrasi layanan keuangan syariah yang modern, mudah diakses, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat di era digital. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News