JAKARTA. Bank kelompok BUKU 3 yang bermodal inti Rp 5 triliun - di bawah Rp 30 triliun, berhasil menjadi primadona penyokong pertumbuhan kredit industri perbankan pada semester pertama ini. Ditengah perlambatan penyaluran kredit bank, kelompok ini mampu membukukan pertumbuhan 15, 2% atau menjadi Rp 1.427 triliun. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, salah satu bank BUKU 3 yang mencatatkan kinerja kinclong. Kredit yang disalurkan bank pelat merah tersebut mencapai Rp 126,12 triliun sampai semester pertama tahun ini atau naik 18,33% jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Maryono, Direktur Utama BTN mengatakan, pertumbuhan kredit perseroan di atas rata-rata industri perbankan. Hal ini dikarenakan kredit konsumer, seperti kredit pemilikan rumah (KPR), mendominasi portofolio kredit perseroan.
Bank BUKU 3 akan tetap jadi primadona
JAKARTA. Bank kelompok BUKU 3 yang bermodal inti Rp 5 triliun - di bawah Rp 30 triliun, berhasil menjadi primadona penyokong pertumbuhan kredit industri perbankan pada semester pertama ini. Ditengah perlambatan penyaluran kredit bank, kelompok ini mampu membukukan pertumbuhan 15, 2% atau menjadi Rp 1.427 triliun. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, salah satu bank BUKU 3 yang mencatatkan kinerja kinclong. Kredit yang disalurkan bank pelat merah tersebut mencapai Rp 126,12 triliun sampai semester pertama tahun ini atau naik 18,33% jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Maryono, Direktur Utama BTN mengatakan, pertumbuhan kredit perseroan di atas rata-rata industri perbankan. Hal ini dikarenakan kredit konsumer, seperti kredit pemilikan rumah (KPR), mendominasi portofolio kredit perseroan.