KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Danamon Indonesia Tbk menargetkan jumlah nasabah prioritasnya untuk tumbu
h double digit di tahun 2026. Bank Danamon telah menyiapkan berbagai penawaran untuk menarik minat nasabah kelas atas.
Consumer Funding Business Head Bank Danamon, Ivan Jaya menyebut, banknya menargetkan jumlah nasabah prioritas tumbuh di kisaran 10% tahun ini. Ivan menilai target itu dapat tercapai dengan melihat pertumbuhan di awal tahun ini yang sudah tercatat positif. Hanya saja, Ivan tidak memberi angka pasti.
"Memasuki awal tahun 2026, segmen nasabah prioritas Danamon terus menunjukkan tren pertumbuhan yang positif, sejalan dengan konsistensi strategi Danamon dalam memperkuat proposisi nilai dan kualitas layanan," kata Ivan kepada Kontan, Selasa (14/4/2026).
Baca Juga: Pembiayaan Mobil Baru BRI Finance Melonjak 8 Kali Lipat pada Kuartal I-2026 Untuk masuk dalam kategori prioritas di Danamon, nasabah harus memiliki total saldo minimum Rp 500 juta. Ivan menyebut pada Desember 2025 lalu, jumlah nasabah prioritas Danamon meningkat 25% bila dibandingkan pada akhir 2023. Dalam periode yang sama, pada Desember 2025, Ivan menyebut dana kelolaan atau
assets under management (AUM) dari kelompok nasabah prioritas tumbuh sebesar 23% dibanding Desember 2023. Adapun untuk tahun ini, Danamon memfokuskan peningkatan dana kelolaannya dengan dua strategi, yaitu dengan penguatan funding berbasis transaksi dan penghimpunan dana murah alias
current account saving account (CASA) melalui berbagai tawaran program kepada nasabah. "Kita memperdalam engagement nasabah, seperti melalui program undian Danamon Hadiah Beruntun yang mengajak nasabah untuk menabung dan bertransaksi secara digital, yang saat ini telah memasuki periode kelima. Kami juga terus meningkatkan relevansi produk," kata Ivan. Untuk menggaet minat nasabah kelas atas, Danamon juga memberi penawaran seperti kemudahan transaksi lintas negara serta hadiah berlibur ke Jepang. Ivan kemudian bilang, sekitar 85% dari nasabah prioritas baru Danamon datang dari kalangan pengusaha, pegawai swasta, serta pekerja profesional.
"Hal ini mencerminkan peran Danamon dalam membangun basis pendanaan yang sehat, memperkuat hubungan jangka panjang dengan nasabah di berbagai segmen," ujarnya. Pendapatan dari segmen nasabah prioritas ini, kata Ivan, menjadi salah satu sumber pendapatan yang stabil dan seimbang bagi bank di tengah dinamika ekonomi.
Baca Juga: Simpanan Jumbo Tumbuh Agresif, LPS Ungkap Penyebabnya Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News