Bank DBS Indonesia Raih Peringkat AAA dari Fitch Ratings Indonesia



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank DBS Indonesia meraih peringkat AAA (idn) National Long-Term Rating dan National Short-Term Rating of 'F1+(idn)' dari Fitch Ratings Indonesia.

AAA (idn) National Long-Term Rating merupakan peringkat tertinggi dalam skala nasional yang diberikan kepada perusahaan dengan ekspektasi risiko gagal bayar yang rendah dan arus kas yang dapat diandalkan. Sedangkan National Short-Term Rating of 'F1+(idn)' menunjukkan kapabilitas PT Bank DBS Indonesia untuk membayar komitmen keuangan secara tepat waktu. 

Presiden Direktur PT Bank DBS Indonesia Lim Chu Chong mengatakan, peringkat yang diperoleh tersebut merupakan pengakuan atas kinerja keuangan yang baik dan dedikasi perusahaan dalam menjunjung tinggi integritas serta penerapan manajemen risiko yang terukur. 


Penilaian Fitch Ratings ini dibuat berdasarkan evaluasi komprehensif terhadap berbagai faktor, termasuk struktur utang perusahaan, posisi keuangan, paparan terhadap risiko ekonomi, dan strategi bisnis secara keseluruhan.

Baca Juga: Bank DBS Salurkan Kredit US$ 10 Juta Bagi Indorama

Selain itu, penilaian ini juga didasari oleh beberapa faktor utama, salah satunya adalah tingginya dukungan dari perusahaan induk, DBS Bank Ltd (Bank DBS), termasuk dalam menimbang peran strategis PT Bank DBS Indonesia dalam rencana jangka panjang bank.

"Kelayakan kredit Bank DBS yang kuat, dipadukan dengan kepemilikan sahamnya yang signifikan pada PT Bank DBS Indonesia (99%), menjadi landasan utama peringkat anak perusahaan ini," ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (26/4).

Lanjutnya, Viability Rating (VR) Bank DBS berada tujuh tingkat di atas skor rata-rata di Indonesia yang mencerminkan kekuatan keuangan dan stabilitas bank. Selain itu, Bank DBS memiliki peringkat kredit yang tinggi sehingga mempunyai kemampuan untuk mendukung PT Bank DBS Indonesia dalam rencana jangka panjang bank.

"Hal ini tidak hanya menempatkan PT Bank DBS Indonesia sebagai salah satu lembaga keuangan paling tepercaya di Indonesia, tetapi juga menggarisbawahi komitmen kami terhadap pertumbuhan jangka panjang," tutup Lim Chu Chong.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati