Bank DBS Singapura Akan Menawarkan Emas Fisik yang Ditokenisasi ke Pelanggan Ritel



KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. DBS Group akan menawarkan emas fisik yang ditokenisasi kepada pelanggan ritel seiring dengan meningkatnya permintaan akan logam mulia tersebut dan upaya Singapura untuk menjadi pusat perdagangan emas.

Mengutip Reuters, Kamis (11/6/2026), peluncuran ini dilakukan karena emas tetap diminati sebagai penyimpan nilai meskipun terjadi fluktuasi harga baru-baru ini. 

Harga emas mencapai rekor tertinggi US$ 5.600 per ons tahun ini di tengah kekhawatiran atas inflasi, ketegangan geopolitik, dan volatilitas pasar, tetapi harga emas spot turun menjadi US$ 4.111,95 pada hari Rabu, terendah sejak 23 Maret dan turun 27% dari puncak tersebut.


Baca Juga: Rupiah dan Won Pimpin Pelemahan Mata Uang Asia Sepanjang 2026

DBS dalam sebuah pernyataan mengungkapkan bahwa DBS Physical Gold Tokens akan tersedia melalui aplikasi digibank-nya pada paruh kedua tahun 2026.

Penawaran tersebut akan menjadi yang pertama di Singapura yang memungkinkan pelanggan ritel untuk mengakses, menyimpan, dan memperdagangkan emas fisik yang di tokenisasi secara digital melalui satu platform.

Tokenisasi mengacu pada pengubahan kepemilikan aset riil menjadi token digital yang dapat diperdagangkan secara elektronik.

Setiap token akan didukung oleh satu gram emas fisik yang disimpan oleh DBS di brankas khusus di Singapura. Satu gram emas bernilai sekitar S$200 ($155) pada hari Kamis.

Pelanggan akan dapat membeli emas dalam jumlah yang lebih kecil, melakukan perdagangan sepanjang waktu, dan menukarkan token dengan emas fisik, kata DBS.

Baca Juga: Dolar AS Goyah di Tengah Serangan Baru ke Iran dan Ketidakpastian Suku Bunga The Fed

"Emas sebagai kelas aset telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir," kata James Tan, kepala grup produk investasi dan layanan konsultasi bank tersebut, menambahkan bahwa tokenisasi akan memungkinkan lebih banyak pelanggan ritel untuk berinvestasi dalam emas.

DBS mengatakan sedang menjajaki rencana untuk mendaftarkan token tersebut di DBS Digital Exchange untuk investor terakreditasi dan mitra institusional.

Kepemilikan emas fisik di antara klien kekayaan DBS telah meningkat lebih dari dua kali lipat selama tiga tahun terakhir, kata DBS.

(1 dolar AS = 1,2871 dolar Singapura)