Bank Digital Pertahankan Bunga Deposito di Awal Agustus, Ini Daftarnya



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank-bank digital masih mempertahankan bunga deposito yang kompetitif pada awal Agustus 2026. Di tengah persaingan menghimpun dana pihak ketiga (DPK), sejumlah bank memilih mempertahankan tingkat bunga simpanan, sementara sebagian lainnya masih menawarkan program promo deposito. Berdasarkan laman resmi Amar Bank, perseroan menawarkan bunga deposito hingga 9% per tahun. Untuk tenor satu bulan, bunga yang ditawarkan sebesar 5,75%, tenor 12 bulan sebesar 7%, dan tenor 36 bulan sebesar 9%. SVP Finance Amar Bank Indonesia David Wirawan mengatakan, Amar Bank masih mempertahankan suku bunga deposito yang berlaku saat ini. "Untuk saat ini Amar Bank tetap mempertahankan suku bunga deposito kami," ujar David kepada Kontan, belum lama ini.

Baca Juga: Pembiayaan Alat Berat BRI Finance Tumbuh 35,28% hingga Juni 2026 David mengatakan Amar Bank terus mengevaluasi suku bunga deposito secara berkala agar tetap kompetitif mengikuti dinamika pasar. Berdasarkan laporan publikasi bulanan per Mei 2026, Amar Bank menghimpun dana deposito sebesar Rp 2,01 triliun. Sementara itu, berdasarkan laman resmi Krom Bank, bunga deposito Krom Flex berkisar 6,5% hingga 7,5% per tahun. Sedangkan Krom Max menawarkan bunga hingga 8% per tahun, bergantung pada tenor. Berdasarkan laporan publikasi bulanan per Mei 2026, Krom Bank menghimpun dana deposito sebesar Rp 9,42 triliun. Superbank juga menawarkan bunga deposito hingga 7,5% per tahun. Berdasarkan informasi di laman resminya, besaran bunga disesuaikan dengan tenor simpanan mulai dari 7 hari hingga 12 bulan. Berdasarkan laporan publikasi bulanan per Juni 2026, Superbank menghimpun dana deposito sebesar Rp 12,45 triliun. Adapun Bank Jago masih menawarkan program promo deposito yang berlaku hingga 10 Agustus 2026. Dalam program tersebut, bunga deposito tenor 14 hari berkisar antara 4,5% hingga 5% per tahun, bergantung pada nominal penempatan dana. Hingga akhir Juni 2026, dana deposito Bank Jago tercatat sebesar Rp 13,1 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News