Bank Jago (ARTO) Kantongi Laba Rp 276 Miliar pada 2025



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Jago Tbk (ARTO) mencatatkan pertumbuhan kinerja sepanjang 2025. Bank digital ini membukukan laba bersih setelah pajak sebesar Rp 276 miliar pada 2025, melonjak 115% dibandingkan laba tahun sebelumnya yang sebesar Rp 129 miliar.

Direktur Utama Bank Jago Arief Harris mengatakan, pertumbuhan tersebut didorong peningkatan jumlah nasabah, dana pihak ketiga (DPK), serta penyaluran kredit.

Hingga akhir 2025, jumlah nasabah Bank Jago mencapai 18,2 juta, meningkat hampir 3 juta dibandingkan posisi tahun sebelumnya yang sebesar 15,3 juta nasabah. Dari jumlah tersebut, sekitar 14,2 juta merupakan nasabah funding pengguna Aplikasi Jago dan Jago Syariah.


Baca Juga: Likuiditas Longgar, BCA Optimalkan Penyaluran Kredit Tahun Ini

Sejalan dengan peningkatan nasabah, penghimpunan DPK juga tumbuh signifikan. Bank Jago mencatat DPK sebesar Rp 25,9 triliun per Desember 2025, naik 38% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp 18,8 triliun.

“Kami melihat hubungan yang kuat antara pertumbuhan nasabah dan peningkatan DPK. Ini mencerminkan nasabah semakin banyak dan percaya untuk memanfaatkan produk dan layanan Bank Jago sebagai bagian dari pengelolaan keuangan mereka,” ujar Arief dalam keterangan resmi, Kamis (12/3/2026).

Dari sisi intermediasi, penyaluran kredit Bank Jago mencapai Rp 24,3 triliun hingga akhir 2025, meningkat 38% dibandingkan posisi tahun sebelumnya sebesar Rp 17,7 triliun.

Pertumbuhan kredit tersebut ditopang kolaborasi dengan berbagai mitra strategis, seperti ekosistem digital, perusahaan pembiayaan, hingga lembaga keuangan lainnya. Bank Jago juga mengembangkan penyaluran kredit langsung berbasis aplikasi melalui fitur Jago Dana Cepat.

Meski kredit tumbuh, kualitas aset tetap terjaga. Rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) gross tercatat 0,6%, lebih rendah dibandingkan rata-rata industri perbankan nasional.

Baca Juga: Dividen BNI (BBNI) Rp 349 Per Saham Siap Cair, Cek Jadwal Lengkapnya!

Seiring pertumbuhan kredit dan dana, total aset Bank Jago mencapai Rp 36,5 triliun per Desember 2025, naik 28% dibandingkan posisi tahun sebelumnya yang sebesar Rp 28,5 triliun.

Adapun rasio loan to deposit ratio (LDR) tercatat stabil di posisi 94%, sementara rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) berada di level 31,63%, turun dari 44,4% pada tahun sebelumnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News