KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Jakarta memperkenalkan wajah digital barunya melalui laman resmi bankjakarta.co.id. Langkah ini menjadi bagian dari transformasi perseroan untuk menghadirkan pengalaman perbankan yang lebih modern, intuitif, mudah digunakan, dan berorientasi pada kebutuhan nasabah. Pengenalan wajah digital baru tersebut dilakukan bersamaan dengan acara Bank Jakarta x Persija Collaboration Kick-Off di Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (9/8//2026).
Baca Juga: Ini 10 Unitlink Pendapatan Tetap yang Mencetak Return Tertinggi per Juli 2026 Acara tersebut dihadiri Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Presiden Persija Jakarta Mohammad Prapanca, jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, manajemen Bank Jakarta, pelatih dan pemain Persija, serta perwakilan The Jakmania. Direktur Utama Bank Jakarta Agus H. Widodo mengatakan, perubahan dari bankdki.co.id menjadi bankjakarta.co.id bukan sekadar pergantian alamat laman. Menurutnya, perubahan tersebut merupakan bagian dari transformasi menyeluruh Bank Jakarta untuk membangun pengalaman digital yang mencerminkan identitas baru perseroan. “Selama bertahun-tahun masyarakat mengenal kami melalui bankdki.co.id. Sekarang bukan hanya domainnya yang berubah. Kami ingin digital experience Bank Jakarta juga mencerminkan bank yang sedang kami bangun, lebih fresh, lebih modern, lebih intuitif dan lebih customer centric,” ujar Agus dalam keterangannya. Menurut Agus, perkembangan Jakarta menuju kota global perlu diikuti dengan peningkatan kualitas layanan perbankan. Karena itu, Bank Jakarta dituntut menjadi institusi yang semakin modern, profesional, sehat, dan kompetitif, namun tetap dekat dengan masyarakat.
Baca Juga: Pembiayaan Kendaraan Listrik Multifinance Terus Menanjak di Beberapa Bulan Terakhir Ia menegaskan, transformasi digital Bank Jakarta bukan sekadar perubahan tampilan, melainkan bagian dari upaya membangun kepercayaan nasabah melalui layanan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang. “Transformasi bukan tentang mengatakan bahwa Bank Jakarta sudah sempurna. Transformasi adalah keberanian untuk terus menjadi lebih baik,” tegasnya. Agus juga menekankan bahwa Bank Jakarta tidak ingin masyarakat menggunakan layanan perseroan semata-mata karena statusnya sebagai bank milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. “Kami tidak ingin masyarakat memilih Bank Jakarta hanya karena kami milik Pemprov DKI. Kami ingin dipilih karena memang layak untuk dipilih. Itulah Bank Jakarta yang sedang kami bangun,” katanya.
Baca Juga: Inilah 10 Unitlink Saham yang Mencetak Return Tertinggi per Juli 2026 Dari Sponsorship Menjadi Partnership Sejalan dengan transformasi digital, Bank Jakarta juga memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui kolaborasi bersama Persija Jakarta. Agus mengatakan kerja sama tersebut tidak sekadar sponsorship atau pemasangan logo Bank Jakarta pada jersey Persija. Kemitraan ini diarahkan untuk mempertemukan dua ekosistem besar yang tumbuh bersama Jakarta, yakni perbankan dan sepak bola. “Persija membawa nama Jakarta di dada. Bank Jakarta membawa nama Jakarta dalam identitas kami. Kita lahir dan tumbuh bersama di kota yang sama dan membawa satu nama, yaitu Jakarta,” ujar Agus. Menurutnya, Persija memiliki basis pendukung yang besar melalui The Jakmania. Potensi tersebut dapat dikembangkan menjadi berbagai program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan keluarga besar Persija. “Kerja sama ini bukan sekadar sponsorship dan bukan hanya soal logo Bank Jakarta di jersey Persija. Kami ingin mempertemukan dua ekosistem besar Jakarta, yaitu Persija dengan sepak bola, komunitas dan passion yang luar biasa, serta Bank Jakarta dengan layanan keuangan, teknologi, dan ekosistem kota yang kami layani,” jelasnya. Agus menyebut pendekatan tersebut sebagai perubahan dari sponsorship menjadi partnership, serta dari sekadar membangun visibilitas merek menjadi menghadirkan pengalaman yang dapat dirasakan masyarakat. “
From sponsorship to partnership, from visibility to experience,” tegas Agus.
Baca Juga: Perluas Jangkauan Layanan, BSI Buka Gallery di Kementerian Kesehatan Semangat Baru Persija dan Bank Jakarta Kolaborasi tersebut berlangsung bersamaan dengan dimulainya musim baru Persija yang membawa sejumlah perubahan. Selain menghadirkan pemain anyar, Persija kini ditangani pelatih Shin Tae-yong. Agus menilai semangat pembaruan di tubuh Persija memiliki kesamaan dengan transformasi yang tengah dilakukan Bank Jakarta. Filosofi permainan cepat, agresif, memiliki mobilitas tinggi, berani mengambil peluang, serta mengutamakan kerja sama tim dinilai sejalan dengan nilai yang sedang dibangun di internal perseroan. “Kami tertarik dengan filosofi Coach Shin Tae-yong, yaitu bermain cepat, menyerang, memiliki mobilitas tinggi dan bergerak sebagai satu tim. Itu juga yang sedang kami lakukan di Bank Jakarta. Kami ingin lebih cepat, lebih agile, lebih berani menangkap peluang dan yang terpenting seluruh organisasi bergerak sebagai satu tim,” ungkapnya. Kesamaan semangat tersebut kemudian dirangkum Agus dalam pembaruan yang dilakukan kedua institusi. “
New coach, new players, new energy. Dari Bank Jakarta juga ada new website, new experience, new spirit. Semuanya untuk satu tujuan, membawa kebanggaan untuk Jakarta,” tuturnya. Agus berharap transformasi Bank Jakarta dan pembaruan Persija dapat berjalan beriringan serta memberikan kontribusi lebih besar bagi masyarakat Jakarta. Terlebih, Jakarta tengah menuju momentum bersejarah lima abad pada 2027.
Baca Juga: Saham Big Banks Mulai Menguat, Simak Saham Rekomendasi Analis “Mudah-mudahan musim ini bukan hanya Persija yang naik kelas, Bank Jakarta juga,” katanya. Ia pun menyampaikan target yang diyakini menjadi harapan bersama para pendukung Persija, yakni membawa kembali gelar juara ke Jakarta.
“Ada satu target yang mungkin tidak tertulis di kontrak dengan Persija, tetapi saya yakin seluruh Jakmania punya target yang sama. Persija mesti juara,” tegas Agus. Menurutnya, gelar juara Persija pada momentum lima abad Jakarta akan memiliki makna khusus bagi warga ibu kota. “Apalagi Jakarta sedang menuju momentum bersejarah lima abad. Kalau Persija bisa mempersembahkan gelar pada momentum itu, itu akan menjadi hadiah yang sempurna untuk Jakarta,” pungkasnya. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News