Bank Jakarta Perkuat Transformasi di Tengah Dinamika Industri Perbankan



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Jakarta terus mempercepat langkah transformasi sebagai upaya menjaga pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan di tengah dinamika industri keuangan yang semakin kompetitif. Transformasi ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kinerja keuangan, tetapi juga mencakup penguatan digitalisasi, manajemen risiko, serta pengembangan sumber daya manusia.

Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo menegaskan bahwa perubahan perilaku nasabah dan perkembangan teknologi menjadi pendorong utama transformasi. Digitalisasi layanan menjadi salah satu prioritas, dengan menghadirkan berbagai inovasi berbasis teknologi guna meningkatkan kemudahan, kecepatan, dan keamanan transaksi bagi nasabah.

“Kepercayaan nasabah dan para pemangku kepentingan menjadi pendorong utama bagi perseroan untuk terus mempercepat perbaikan dan meningkatkan kualitas layanan, sekaligus memperkuat kontribusi terhadap pembangunan Kota Jakarta,” kata Agus dalam keterangannya, Rabu (15/4/2026).


Baca Juga: Dirut Bank Jakarta Optimistis Terhadap Prospek Ekonomi pada Kuartal II-2026

Transformasi yang terus digalakkan Bank Jakarta tampaknya mulai berdampak pada perbaikan kinerja keuangan. Mengutip laporan bulanan per Februari 2026, Bank Jakarta mencetak laba bersih Rp 146,6 miliar dalam dua bulan pertama tahun ini, tumbuh 0,34% secara tahunan. Sebagai pembanding, sepanjang 2025, bank ini mengalami tekanan dengan mencatat net profit turun hingga 57%. 

Capaian tersebut didukung oleh peningkatan pendapatan non bunga hingga 32,8% secara tahunan menjadi Rp 97 miliar dan menyusutnya beban provisi hingga 31,4% menjadi Rp 24 miliar. Sementara pendapatan bunga bersih stabil di level Rp 473 miliar. 

Per Februari 2026, portofolio kredit Bank Jakarta tercatat tumbuh 2,6% secara tahunan menjadi Rp 53,3 triliun. Adapun dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 11,43% menjadi Rp 69,8 triliun. 

Atas transformasi yang dijalankan, Bank Jakarta meraih sejumlah penghargaan dalam ajang TOP BUMD Awards 2026. Perseroan menyabet predikat TOP BUMD BPD Bintang 5 (Excellent), sementara Direktur Utama Agus Haryoto Widodo dinobatkan sebagai TOP CEO BUMD 2026 serta meraih medali Golden. Penghargaan juga diberikan kepada Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sebagai TOP Pembina BUMD 2026.

Baca Juga: BTN dan KAI Garap Lima Menara Hunian Berbasis TOD di Kawasan Stasiun Besar Jakarta

Penghargaan tersebut didasarkan pada penilaian objektif dan komprehensif terhadap kinerja bisnis, inovasi, tata kelola, serta kontribusi terhadap ekonomi daerah, yang melibatkan lebih dari 1.170 BUMD di seluruh Indonesia.

Agus menyatakan, Bank Jakarta kini fokus melanjutkan transformasi di tengah perubahan cepat industri perbankan, dipicu oleh pergeseran perilaku nasabah, kemajuan teknologi, dan persaingan yang semakin terbuka. Ia menegaskan, tingginya ekspektasi membuat transformasi berkelanjutan menjadi satu-satunya pilihan.

Senada, Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta Arie Rinaldi menyebut capaian ini akan memperkuat fondasi transformasi menuju bank yang lebih inovatif dan adaptif. Perseroan pun optimistis dapat terus berakselerasi dan mengambil peran lebih besar sebagai enabler pertumbuhan Jakarta sebagai kota global.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News