Jakarta. Pemerintah sedang gencar menggenjot pembangunan infrastruktur. Namun, Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jawa Timur (Jatim) tak hanya mengandalkan sektor itu untuk mendukung penyaluran kredit. Hingga kuartal I 2016, Bank Jatim telah merealisasikan kredit sebesar Rp 28,268 triliun tumbuh 6,40% dibandingkan periode yang sama tahun 2015 sebesar Rp 26,56 triliun. Penyaluran kredit dikontribusi oleh sektor komersial sebesar Rp 5,33 triliun tumbuh 5,54% di bandingkan dengan kuartal yang sama tahun lalu sebesar Rp 5,05 triliun. Kredit UMKM tumbuh sebesar 1,29% atau Rp 4,449 triliun pada tahun 2015 menjadi Rp 4.50 triliun pada tahun 2016. Kredit konsumer juga tumbuh 7,99% menjadi Rp 18,42 triliun dari porsi sebelumnya Rp 17, 06 triliun.
Bank Jatim tak hanya andalkan infrastruktur
Jakarta. Pemerintah sedang gencar menggenjot pembangunan infrastruktur. Namun, Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jawa Timur (Jatim) tak hanya mengandalkan sektor itu untuk mendukung penyaluran kredit. Hingga kuartal I 2016, Bank Jatim telah merealisasikan kredit sebesar Rp 28,268 triliun tumbuh 6,40% dibandingkan periode yang sama tahun 2015 sebesar Rp 26,56 triliun. Penyaluran kredit dikontribusi oleh sektor komersial sebesar Rp 5,33 triliun tumbuh 5,54% di bandingkan dengan kuartal yang sama tahun lalu sebesar Rp 5,05 triliun. Kredit UMKM tumbuh sebesar 1,29% atau Rp 4,449 triliun pada tahun 2015 menjadi Rp 4.50 triliun pada tahun 2016. Kredit konsumer juga tumbuh 7,99% menjadi Rp 18,42 triliun dari porsi sebelumnya Rp 17, 06 triliun.