KONTAN.CO.ID – JAKARTA.
PT Bank JTrust Indonesia Tbk (BCIC) masih mengejar pemenuhan ketentuan free float minimum 15%. Asal tahu saja, saat ini porsi saham yang beredar di publik atau free float Bank JTrust Indonesia baru 13,74%. Manajemen Bank JTrust Indonesia menyatakan, pemenuhan free float nantinya bakal dilakukan melalui kombinasi sejumlah langkah, termasuk pelepasan saham oleh pemegang saham pengendali. "Saat ini masih di 13,74%, tapi kami akan berusaha maksimal untuk memenuhi target 15% karena waktunya memang masih cukup lama," ujar manajemen Bank JTrust Indonesia dalam laporan hasil pelaksanaan Public Expose (PUBEX) kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), dikutip Selasa (6/10/2026).
Baca Juga: Paylater Perbankan Kian Subur, Tumbuh 29,1% per Agustus 2026 Menurut manajemen, pemenuhan target tersebut dalam prosesnya tak hanya mengandalkan transaksi perdagangan saham di pasar reguler. Salah satu opsi yang disiapkan adalah pelepasan saham dari pemegang saham pengendali. "Ini akan berupa kombinasi termasuk pelepasan saham dari pemegang saham pengendali kami. Kami percaya bahwa ini bisa kami penuhi pada waktunya," lanjut manajemen. Sebagai informasi, pemenuhan ketentuan free float menjadi salah satu perhatian bagi emiten dengan porsi saham publik yang masih terbatas. Dengan posisi free float Bank JTrust Indonesia sebesar 13,74%, bank masih perlu meningkatkan porsi saham publik sekitar 1,26 poin persentase untuk mencapai level 15%. Di sisi lain, Bank JTrust Indonesia juga tengah memperkuat permodalan. Total modal bank tercatat meningkat menjadi Rp 3,71 triliun dengan rasio kecukupan modal atau
capital adequacy ratio (CAR) sebesar 14,53% hingga Juni 2026. Manajemen menyatakan masih terdapat rencana penambahan modal dari holding Bank JTrust Indonesia di Jepang pada tahun ini.
"Tahun ini akan ada rencana suntikan dana dari holding kami, nilainya sedang kami perhitungkan dan melihat perkembangan dari proyeksi permodalan di akhir tahun. Tapi intinya akan ada tambahan modal dari holding kami," ujar manajemen. Manajemen memastikan penguatan permodalan bakal dilakukan baik secara organik maupun nonorganik untuk mendukung pengembangan Bank JTrust Indonesia. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News