Bank Mandiiri genjot kredit di sektor kemaritiman



JAKARTA. Bank Mandiri menargetkan tambahan penyaluran pembiayaan sebesar Rp 1,25 triliun untuk kredit sektor kelautan dan perikanan. Wakil Direktur Utama Bank Mandiri, Sulaiman Arif Arianto mengungkapkan, untuk kredit sektor kelautan dan perikanan per Desember 2014 telah mencapai Rp 1,53 triliun.

Angka tersebut mencerminkan 8,51% market share dari total kredit sektor kelautan dan perikanan industri perbankan nasional yang mencapai Rp 17,69 triliun.

Sementara itu, untuk kredit sektor maritim, bank dengan kode emiten BMRI ini telah menyalurkan outstanding loan mencapai Rp 17,1 triliun yang merepresentasikan 19% dari total kredit sektor maritim industri perbankan Tanah Air yang mencapai Rp 92 triliun.


Sulaiman optimistis target penambahan penyaluran kredit sektor kelautan dan perikanan tersebut dapat tercapai lantaran kredit sektor tersebut memiliki trickle down effect karena memanfaatkan value chance triple done bisnis yang bergerak kelautan dan perikanan.

Bank Mandiri mempunyai portofolio pembiayaan sektor perikanan yang membiayai perikanan tangkap di Surabaya dan Makassar dan juga usaha budidaya rumput laut. Strategi yang dilakukan untuk penambahan penyaluran pembiayaan sebesar Rp 1,25 triliun ini dilakukan dengan kerjasama.

“Potensi kredit sektor kelautan, perikanan dan kemaritiman sangat besar, karena itu Bank Mandiri mendidik entrepreneurship yang dimiliki dengan realisasikan financing kelautan dan perikanan. Dengan demikian, diharapkan akan banyak yang tertarik, sehingga program Nawacita yang dicita-citakan pemerintah dan pengelolaan hasil kelautan Indonesia mengalahkan Thailan bisa tercapai," kata Sulaiman di Gedung OJK, Jakarta, Kamis (7/5).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto