KUTA.Bank Mandiri bersama dengan 22 bank pembangunan daerah (BPD) seluruh Indonesia menyepakati fasilitas transaksi Global Master Repo Agreement (GMRA) Indonesia yang diharapkan mendukung pendalaman sektor keuangan Tanah Air. "Dengan adanya kesekapatan ini kami berharap volume tumbuh dua kali lipat (double digit). Untuk tahun ini bahkan volume meningkat di atas 20 persen per tahun," kata Direktur Treasury and Markets Bank Mandiri, Pahala N Mansury usai menandatangani kesepakatan GMRA bersama 22 BPD di Seminyak, Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Senin. Sejumlah indikator diharapkan mendongkrak transaksi repo di antaranya kondisi likuiditas perbankan yang ketat dan rasio volume kredit (LDR) yang menyentuh 90 persen.
Bank Mandiri-22 BPD sepakati GMRA Indonesia
KUTA.Bank Mandiri bersama dengan 22 bank pembangunan daerah (BPD) seluruh Indonesia menyepakati fasilitas transaksi Global Master Repo Agreement (GMRA) Indonesia yang diharapkan mendukung pendalaman sektor keuangan Tanah Air. "Dengan adanya kesekapatan ini kami berharap volume tumbuh dua kali lipat (double digit). Untuk tahun ini bahkan volume meningkat di atas 20 persen per tahun," kata Direktur Treasury and Markets Bank Mandiri, Pahala N Mansury usai menandatangani kesepakatan GMRA bersama 22 BPD di Seminyak, Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Senin. Sejumlah indikator diharapkan mendongkrak transaksi repo di antaranya kondisi likuiditas perbankan yang ketat dan rasio volume kredit (LDR) yang menyentuh 90 persen.