Bank Mandiri akuisisi BTN bersiap hadapi MEA



JAKARTA. Industri perbankan akan menghadapi Asean Economic Community atau Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) bidang keuangan dan perbankan pada tahun 2020. Nantinya, industri perbankan diharapkan mampu bersaing dengan industri keuangan negara-negara Asean untuk integrasi jasa keuangan.PT Bank Mandiri Tbk sebagai pelaku industri perbankan mengaku siap menghadapi MEA bidang keuangan dan perbankan tahun 2020 mendatang. Direktur Utama Mandiri Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, bank-bank nasional Indonesia akan berhadapan dengan bank-bank negara tetangga, yang aset dan modalnya kemungkinan besar mencapai 10 sampai dengan 20 kali lipat dibandingkan perbankan nasional di tahun 2020 nanti.Layaknya pertarungan di ring tinju, menurut Budi, perbankan nasional bagaikan kelas ringan melawan perbankan negara tetangga yang diibaratkan kelas berat. Sehingga, pertarungan pun menjadi tidak seimbang."Jadi memang harus disiapkan. Harus dilatih dengan keras dan diberi asupan makanan yang banyak. Ibaratnya seperti itu. Sehingga, bank nasional bisa menjadi kelas berat. Supaya kalau masuk ring tinju, bisa sama beratnya," ujar Budi di Gedung BPK, Jakarta, Rabu (16/4).Karena itu, menurut Budi, akuisisi yang akan dilakukan bank berlogo pita emas terhadap PT Bank Tabungan Negara (BTN), merupakan bagian dari mempersiapkan diri menghadapi MEA 2020. Pasca akuisisi, menurut Budi, bank dengan kode emiten BMRI akan semakin kuat untuk menghadapi pertarungan di area MEA 2020.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor: Sanny Cicilia