Bank Mandiri bidik kredit konsumer tumbuh 13,5%



JAKARTA. Bank Mandiri menargetkan kredit konsumer perusahaan pada 2016 bisa tumbuh sebesar 12,5% sampai 13,5%. Target kredit ini optimis dicapai bank berkode saham BMRI ini disebabkan karena Mandiri mempunyai jumlah nasabah yang relatif besar.

Direktur Konsumer Bank Mandiri Hery Gunardi mengatakan bahwa pada 2016, untuk menggenjot kredit konsumer, bank beraset terbesar di Indonesia ini akan fokus untuk menggarap nasabah eksisting yang belum terlayani. “Dengan jaringan distribusi Mandiri yang cukup luas, diharapkan strategi referral akan berjalan dengan baik,” ujar Hery kepada KONTAN, Minggu, (17/01).

Untuk mengejar target ini, Hery mengatakan Mandiri akan melakukan intensifikasi kerjasama dengan broker untuk peningkatan secondary market. Selain itu, kredit yang diharapkan menjadi penyumbang terbesar adalah dari kendaraan bermotor dan personal loan.


Sebagai informasi, hingga September 2015, pertumbuhan payroll loan Bank Mandiri mencapai 19,15% secara y-o-y menjadi Rp13,41 triliun dari Rp11,25 triliun. Sementara pertumbuhan KKB sebesar 25,4% menjadi Rp16,64 triliun dari Rp13,27 triliun.

Adapun total pertumbuhan kredit konsumer secara keseluruhan sebesar 11,35% atau mencapai Rp69,53 triliun dari Rp62,44 triliun pada September 2014.

Adapun hingga September 2015, KPR Bank Mandiri tercatat sebesar Rp26,37 triliun. Sementara kartu kredit perseroan tumbuh 14,74% menjadi Rp8,68 triliun dari Rp7,57 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto