KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mencatat jumlah kartu Mandiri Debit yang beredar tumbuh 9% secara tahunan (
year on year/yoy) sepanjang 2025. Sementara itu,
fee based income dari kartu debit meningkat 14% yoy. Dalam meningkatkan volume transaksi kartu debit, Bank Mandiri baru-baru ini menggandeng Visa Inc. lewat program bertajuk Racing Transaksi Mandiri Debit Visa. Program ini menghadirkan hadiah utama paket perjalanan dan tiket menonton langsung FIFA World Cup 2026 di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Baca Juga: Bank Mandiri Targetkan Transaksi Kartu Kredit Tumbuh 12% Hingga Akhir 2025 Senior Vice President Retail Deposit Product and Solution Group Bank Mandiri Rudi Nugraha mengatakan, program ini dirancang untuk meningkatkan volume transaksi kartu debit sekaligus memperkuat ekosistem pembayaran digital perseroan. “Melalui sinergi terintegrasi dengan Visa, kami menghadirkan nilai tambah berkelanjutan bagi nasabah untuk bertransaksi secara aman, mudah, dan nyaman, termasuk di tingkat global,” ujar Rudi dalam keterangan resmi, Jumat (27/2/2026). Sebagai informasi, Visa merupakan satu-satunya
official payment technology partner untuk transaksi pembelian tiket dan
merchandise ajang Piala Dunia 2026 tersebut. Dalam skema program ini, setiap transaksi menggunakan Kartu Mandiri Debit Visa akan dikonversi menjadi poin racing. Semakin tinggi frekuensi transaksi dan akumulasi poin hingga 31 Maret 2026, semakin besar peluang nasabah meraih peringkat teratas dan memenangkan hadiah.
Baca Juga: Bank Mandiri Unggul: Inovasi Kartu Kredit Digital Dongkrak Transaksi 10% Tak tanggung-tanggung, Bank Mandiri dan Visa menyiapkan 11 paket perjalanan ke FIFA World Cup 2026 untuk pemenang terpilih yang masing-masing dapat membawa satu pendamping. Selain itu tersedia 12 unit smartphone 256 GB, serta hadiah bulanan berupa tabungan Rp 3 juta, Rp 2 juta, dan Rp 1 juta bagi nasabah dengan performa transaksi terbaik. Rudi menegaskan, program ini juga menjadi bagian dari strategi Bank Mandiri untuk memperkuat posisi sebagai
main transaction bank pilihan nasabah sekaligus mendukung agenda pemerintah dalam mendorong
cashless society dan inklusi keuangan.
Ke depan, Bank Mandiri memastikan akan terus memperluas kolaborasi dengan mitra domestik maupun global guna mempercepat digitalisasi transaksi.
Baca Juga: Transaksi QR Antar Negara Livin' by Mandiri Tembus Rp 61 miliar per Juli 2025 “Dengan akselerasi yang konsisten, kami optimistis dapat terus memperkuat ekosistem pembayaran digital nasional serta menghadirkan pengalaman transaksi yang unggul dan berkelanjutan bagi masyarakat,” tutup Rudi. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News