Bank Mandiri Hadirkan Fitur Kelola DHE SDA Real Time di Kopra by Mandiri



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Mandiri Tbk menghadirkan fitur baru bernama DHE Tracker pada platform digital wholesale Kopra by Mandiri. Fitur ini dirancang untuk memudahkan eksportir memantau dan mengelola devisa hasil ekspor sumber daya alam (DHE SDA) secara real-time sekaligus memastikan kepatuhan terhadap ketentuan pemerintah.

Sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 8 Tahun 2025, DHE SDA merupakan devisa yang berasal dari kegiatan pengusahaan, pengelolaan, dan/atau pengolahan sumber daya alam yang wajib ditempatkan dalam sistem keuangan nasional melalui mekanisme tertentu.

Senior Vice President Digital Wholesale Banking Bank Mandiri Yohan Sugiono mengatakan, pengelolaan DHE SDA membutuhkan ketelitian administrasi dan pemantauan transaksi yang konsisten agar perusahaan tetap patuh terhadap regulasi sekaligus dapat mengoptimalkan arus kas.


“Melalui Kopra by Mandiri, perusahaan dapat mengelola kewajiban devisa dengan lebih terkontrol sekaligus mengoptimalkan likuiditas usaha,” ujar Yohan dalam keterangannya, dikutip Kamis (5/3/2026).

Baca Juga: BSI Perkuat Layanan Digital untuk Antisipasi Lonjakan Transaksi saat Lebaran

Melalui fitur DHE Tracker, perusahaan dapat memantau transaksi dana masuk ke Rekening Khusus (Reksus) DHE SDA secara real-time. Hal ini diharapkan dapat mempercepat proses rekonsiliasi serta meningkatkan akurasi pencatatan transaksi.

Fitur ini juga dilengkapi kemampuan self-flagging yang memungkinkan perusahaan mengelompokkan dana yang diterima berdasarkan jenis transaksi, seperti hasil ekspor minyak dan gas, nonmigas, maupun transaksi lainnya sesuai ketentuan.

Pengelompokan tersebut membantu tim keuangan perusahaan dalam menyusun laporan internal, mendukung proses audit, serta memastikan pemenuhan kewajiban regulasi secara lebih tertib dan terdokumentasi.

Selain itu, sistem juga menyediakan notifikasi otomatis setiap kali terdapat dana masuk ke Rekening Khusus DHE SDA. Informasi ini dapat diakses langsung melalui platform Kopra sehingga perusahaan tidak perlu melakukan pengecekan manual secara berkala.

Laporan transaksi incoming juga dapat diunduh sebagai dokumen pendukung administrasi, yang memudahkan perusahaan dalam menyiapkan dokumen untuk kebutuhan pelaporan maupun pemeriksaan.

Yohan menilai kehadiran fitur ini menjadi bagian dari komitmen Bank Mandiri dalam mendukung eksportir Indonesia agar semakin efisien dan berdaya saing di pasar global.

“Kehadiran DHE Tracker semakin memperkuat peran Kopra by Mandiri sebagai enabler transformasi digital sektor wholesale sekaligus katalis pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya.

Sebagai informasi, hingga Desember 2025 nilai transaksi Kopra by Mandiri telah melampaui Rp 27.000 triliun atau tumbuh lebih dari 20% secara tahunan. Sementara volume transaksi mencapai 1,5 miliar atau naik 14% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pun, jumlah pengguna platform tersebut kini telah melampaui 300.000 nasabah korporasi.

Baca Juga: OJK Sebut Laporan Penipuan Meningkat Dalam 10 Hari Pertama Ramadan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News