Bank Mandiri irit menambah cabang baru



JAKARTA. PT Bank Mandiri Tbk pada tahun ini akan mengurangi pembukaan cabang. Sebab, bank berkode emiten BMRI ini melihat tren jumlah transaksi di cabang relatif berkurang.

Menurut Hery Gunardi, Direktur Distribusi Bank Mandiri, tahun ini, pihaknya akan membuka sekitar 40 sampai 50 kantor cabang. “Dengan investasi satu kantor cabang rata-rata sebesar Rp 1 miliar sampai Rp 1,5 miliar,” ujar Hery, Selasa (14/2).

Sebagai perbandingan, menurut Hery, tahun lalu, Bank Mandiri membuka sekitar lebih dari 100 kantor cabang. Sampai akhir 2016, bank pelat merah ini memiliki 2.599 cabang dengan 17.461 ATM.


Tujuan bank membuka cabang tidak terlalu banyak pada tahun ini untuk meminimalisasi risiko ditengah kondisi ekonomi yang tidak kondusif. Hal ini karena bank ke depannya akan fokus ke peningkatan produktifitas dan efisiensi serta pengurangan biaya operasioal.

Secara umum, Mandiri melihat transaksi digital banking tumbuh cukup signifikan pada tahun 2016. Pertumbuhan transaksi e-channel Bank Mandiri tahun lalu mencapai 24,1% yoy dengan total 1,7 miliar transaksi.

Hery menggambarkan, sebesar 90% transaksi di Bank Mandiri dilakukan melalui digital banking. Beberapa bulan k edepan, Bank Mandiri akan meluncurkan fitur digital banking baru yaitu pembukaan rekening via aplikasi. Selain itu, nasabah juga bisa melihat laporan tagihan kartu kredit dan tagihan KPR melalui aplikasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Dupla Kartini