Bank Mandiri kaji penurunan bunga kredit



JAKARTA. Bank Mandiri masih mengkaji tingkat penurunan suku bunga kredit konsumer, pasca turunnya BI rate sebesar 25 basis poin, kemarin. Menurut Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri, Rohan Hafas, pihaknya masih mengkalkulasi situasi likuiditas serta tren suku bunga simpanan di pasar.  "Kalaupun kami menurunkan suku bunga kredit konsumer, tentu hal tersebut akan dilakukan secara selektif dan dengan besaran yang bersaing dengan pasar," kata Rohan, Jumat (15/1). Menurut Rohan,  hingga akhir triwulan IV 2015, suku bunga dasar kredit KPR berada dikisaran 11% dan untuk segmen non KPR di sekitar 12,5%. Sebagai gambaran, menurut survei yang dilakukan Bank Indonesia pada triwulan IV-2015, beberapa bankir optimis di kuartal I-2016 suku bunga kredit konsumsi bakal mengalami penurunan.  Berdasarkan data survei BI itu, prediksi suku bunga kredit konsumsi di kuartal I-2016 akan berada di level 15,12% turun dibandingkan kuartal sebelumnya yang 15,19%.

Prediksi penurunan ini akan terjadi di semua jenis kredit yaitu KPR/KPA, KKB, Kartu Kredit, Kredit Multiguna, dan Kredit Tanpa Agunan (KTA). Namun dari lima jenis kredit tersebut yang akan mengalami penurunan terbesar adalah KTA yaitu 20,67% dari sebelumnya 20,85%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor: Hendra Gunawan