DENPASAR. Bank Mandiri akan membatalkan pembukaan cabang di Malaysia, jika Bank Negara Malaysia (BNM) tidak mengabulkan permintaan pengecualian. Bank Mandiri menganggap, persyaratan bank sentral negeri jiran itu terlalu berat. Haryanto Budiman, SVP Head of Change Management Office Bank Mandiri mengatakan, pihaknya sudah meminta dispensasi berupa setoran modal minimum RM 100 juta dari aturan normal RM 300 juta, kebebasan membuka cabang di kota dan peletakan ATM di pusat keramaian. Jika relaksasi tersebut tidak dikabulkan, Bank Mandiri memilih mengurungkan rencana pembukaan cabang. "Lebih baik kami batalkan, karena tidak bagus bagi shareholder, sudah pasti akan rugi. BNM sudah memberikan jawaban akan mengkaji usulan ini," ujarnya, Kamis (20/10).
Bank Mandiri kemungkinan urung membuka cabang di Malaysia
DENPASAR. Bank Mandiri akan membatalkan pembukaan cabang di Malaysia, jika Bank Negara Malaysia (BNM) tidak mengabulkan permintaan pengecualian. Bank Mandiri menganggap, persyaratan bank sentral negeri jiran itu terlalu berat. Haryanto Budiman, SVP Head of Change Management Office Bank Mandiri mengatakan, pihaknya sudah meminta dispensasi berupa setoran modal minimum RM 100 juta dari aturan normal RM 300 juta, kebebasan membuka cabang di kota dan peletakan ATM di pusat keramaian. Jika relaksasi tersebut tidak dikabulkan, Bank Mandiri memilih mengurungkan rencana pembukaan cabang. "Lebih baik kami batalkan, karena tidak bagus bagi shareholder, sudah pasti akan rugi. BNM sudah memberikan jawaban akan mengkaji usulan ini," ujarnya, Kamis (20/10).