Bank Mandiri Perkuat Ekosistem Ekonomi Perempuan di Jawa Tengah



KONTAN.CO.ID - Jakarta, 3 Juli 2026 - Bank Mandiri berkomitmen mendukung pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan melalui berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang memberikan nilai tumbuh kepada masyarakat. Sebagai bagian dari Danantara Indonesia, Bank Mandiri terus memperkuat perannya dalam mendorong perekonomian kerakyatan dan menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan di berbagai daerah.

Konkritnya, bank berlogo pita emas ini memberikan bantuan berupa mesin tetas telur, perlengkapan dan peralatan lainnya kepada Koperasi Pemasaran Widuri Karya Nusantara di Desa Wonosari, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.

Dukungan tersebut merupakan bagian dari kolaborasi multipihak dalam Program Nasional Miskin Ekstrem Pasti Kerja “Emak-Emak Jadi Pengusaha” yang diinisiasi Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat. Melalui program ini, bank bersandi saham BMRI ini memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pengentasan kemiskinan ekstrem sekaligus menciptakan peluang usaha produktif bagi masyarakat rentan.


Corporate Secretary Bank Mandiri Adhika Vista mengatakan, bantuan tersebut dirancang untuk memperkuat model usaha produktif berbasis kawasan melalui budidaya Ayam Elba sebagai Ayam Petelur Berbasis Lokal yang mengintegrasikan seluruh rantai nilai usaha, mulai dari penetasan bibit, pembesaran ayam, produksi telur, hingga distribusi dan pemasaran. Ia meyakini pengentasan kemiskinan memerlukan sinergi yang terintegrasi antara pemerintah, sektor swasta, koperasi, dan masyarakat.

“Melalui program ini, kami ingin menghadirkan akselerasi yang bertumbuh bagi ekonomi keluarga sekaligus membangun fondasi usaha yang berkelanjutan di tingkat desa. Ini merupakan wujud komitmen kami untuk terus melayani sepenuh hati dengan menghadirkan program yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan mendorong kemandirian ekonomi secara berkelanjutan” ujar Adhika dalam keterangan resmi pada Jumat (3/7).

Adapun program ini menyasar perempuan produktif usia 18 - 45 tahun dari keluarga penerima bantuan sosial desil 1 hingga 4 yang berada di Desa Wonosari. Mereka berperan sebagai pelaku utama usaha pembesaran ayam petelur yang diharapkan mampu menjadi sumber pendapatan baru bagi keluarga.

Menurut Adhika, pemberdayaan perempuan menjadi salah satu fokus utama program ini karena perempuan memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi rumah tangga. Namun, masih banyak perempuan yang menghadapi keterbatasan akses terhadap modal, pelatihan, maupun peluang usaha produktif.

Melalui sinergi ekosistem layanan yang melibatkan koperasi sebagai offtaker kawasan, program ini juga memastikan keberlanjutan usaha para penerima manfaat. Koperasi Widuri akan berperan dalam pengumpulan hasil produksi serta distribusi telur dengan mekanisme harga yang adil dan stabil sehingga memberikan kepastian pasar bagi para pelaku usaha.

Inisiatif ini juga hadir sebagai respons terhadap meningkatnya kebutuhan masyarakat akan sumber protein hewani berkualitas sekaligus memperkuat ketahanan pangan lokal. Dengan kemampuan produksi bibit secara mandiri melalui mesin tetas telur, masyarakat setempat diharapkan mampu menciptakan rantai pasok yang lebih efisien dan berdaya saing.

“Keunggulan yang berkelanjutan tidak hanya tercermin dari keberhasilan usaha yang tumbuh, tetapi juga dari kemampuan masyarakat untuk mandiri dan menciptakan dampak ekonomi yang terus berkembang. Karena itu, kami berharap program ini dapat menjadi model pemberdayaan yang dapat direplikasi di berbagai daerah,” tambah Adhika.

Ke depan, program budidaya Ayam Elba ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan keluarga penerima manfaat, menciptakan lapangan usaha produktif berbasis rumah tangga, mengurangi ketergantungan terhadap bantuan sosial, serta berkontribusi pada penyediaan pasokan telur bergizi bagi masyarakat. Melalui kolaborasi yang kuat dan berkelanjutan, Bank Mandiri akan terus menghadirkan program sosial yang memberikan manfaat nyata sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi kerakyatan di berbagai wilayah Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News