Bank Mandiri Perluas QRIS ke Korea Selatan



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Mandiri Tbk memperluas layanan pembayaran digital lintas negara dengan menghadirkan fitur QR Antar Negara di Korea Selatan melalui aplikasi Livin’ by Mandiri. Langkah ini mengikuti inisiatif Bank Indonesia (BI) dalam mendorong interkoneksi sistem pembayaran kawasan.

SVP Digital Retail Banking Group Bank Mandiri, Yanto Masyap mengatakan, pengembangan ini merupakan bagian dari sinergi industri keuangan dengan regulator dalam memperluas konektivitas pembayaran global.

“Fitur ini memberikan kemudahan bagi nasabah untuk bertransaksi di luar negeri. Kami ingin memastikan transaksi bisa dilakukan lebih praktis dan nyaman di berbagai destinasi internasional,” ujarnya dalam siaran persn, Rabu (8/4).


Melalui fitur tersebut, nasabah dapat bertransaksi di merchant Korea Selatan dengan memindai QR berstandar QRIS, termasuk yang terhubung dengan jaringan SeoulPay, tanpa perlu menukar uang tunai. Transaksi diproses secara real time.

Sebelumnya, layanan QR Antar Negara telah tersedia di sejumlah negara seperti Malaysia, Singapura, Thailand, dan Jepang. Ekspansi ke Korea Selatan memperluas penggunaan QRIS untuk kebutuhan transaksi harian di luar negeri, seperti makan dan belanja.

Baca Juga: BSI Resmi Lepas dari Bank Mandiri, Ini Penjelasan Resmi dan Dampaknya

Selain itu, Livin’ by Mandiri memungkinkan nasabah memilih sumber dana transaksi, mulai dari rekening tabungan hingga kartu kredit. Bank juga menyediakan rekening multicurrency dalam won (KRW) yang dapat digunakan untuk tarik tunai di ATM berlogo Visa di Korea Selatan.

Dari sisi kinerja, hingga Februari 2026 Livin’ by Mandiri mencatat lebih dari 38,5 juta pengguna dengan nilai transaksi mencapai Rp 802 triliun. Pengguna fitur QR Bayar tercatat 9,2 juta, tumbuh 23% secara tahunan, dengan nilai transaksi naik 43% menjadi Rp 38,9 triliun.

Adapun layanan QR Antar Negara masih relatif kecil, dengan jumlah pengguna sekitar 13 ribu dan nilai transaksi Rp 37,4 miliar, meski tumbuh masing-masing 23% dan 52% secara tahunan. Hal ini menunjukkan adopsi yang meningkat, namun skalanya masih terbatas dibandingkan transaksi domestik.

Ke depan, Bank Mandiri berencana memperluas jangkauan QR Antar Negara ke lebih banyak destinasi seiring meningkatnya kebutuhan transaksi lintas negara yang praktis.

Baca Juga: Kredit Infrastruktur Bank Mandiri Melonjak 30,8% per Februari 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News