KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Menjelang rilis data inflasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) yang dijadwalkan Senin (4/5/2026), Office of Chief Economist (OCE) Bank Mandiri memproyeksikan inflasi Indonesia pada April 2026 akan melandai baik secara bulanan maupun tahunan, meski masih diwarnai tekanan dari sisi biaya (cost-push). Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro mengatakan, inflasi April diperkirakan mencapai 0,2% secara bulanan, lebih rendah dari realisasi Maret yang sebesar 0,4% secara month on month (MoM). “Perlambatan ini didorong oleh normalisasi harga pangan bergejolak (volatile food) pasca Ramadan, sementara inflasi inti dan komponen administered prices diperkirakan meningkat seiring penyesuaian harga BBM non subsidi di tengah kenaikan harga minyak global,” ujarnya.
Bank Mandiri Proyeksi Inflasi April 2026 Turun ke 0,2%, Ini Pemicunya
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Menjelang rilis data inflasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) yang dijadwalkan Senin (4/5/2026), Office of Chief Economist (OCE) Bank Mandiri memproyeksikan inflasi Indonesia pada April 2026 akan melandai baik secara bulanan maupun tahunan, meski masih diwarnai tekanan dari sisi biaya (cost-push). Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro mengatakan, inflasi April diperkirakan mencapai 0,2% secara bulanan, lebih rendah dari realisasi Maret yang sebesar 0,4% secara month on month (MoM). “Perlambatan ini didorong oleh normalisasi harga pangan bergejolak (volatile food) pasca Ramadan, sementara inflasi inti dan komponen administered prices diperkirakan meningkat seiring penyesuaian harga BBM non subsidi di tengah kenaikan harga minyak global,” ujarnya.
TAG: