KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Mandiri Tbk masih menjadi salah satu penopang utama penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di tengah upaya pemerintah menggerakkan sektor produktif dan UMKM. Sepanjang 2025, bank berkode saham BMRI ini menyalurkan KUR sebesar Rp 40,99 triliun kepada 355.658 pelaku usaha di seluruh Indonesia. Dari sisi kualitas, rasio kredit bermasalah (NPL) KUR Bank Mandiri masih terjaga di bawah 1%, mencerminkan risiko pembiayaan yang relatif terkendali. Penyaluran ini sejalan dengan arah kebijakan pemerintah yang menempatkan UMKM sebagai tulang punggung penciptaan lapangan kerja dan penguatan ekonomi domestik. Direktur Utama Bank Mandiri Riduan menyebut, KUR masih menjadi instrumen penting untuk menjaga denyut sektor riil, terutama di tengah tantangan ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.
Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 40,99 Triliun di 2025, Fokus Sektor Produksi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Mandiri Tbk masih menjadi salah satu penopang utama penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di tengah upaya pemerintah menggerakkan sektor produktif dan UMKM. Sepanjang 2025, bank berkode saham BMRI ini menyalurkan KUR sebesar Rp 40,99 triliun kepada 355.658 pelaku usaha di seluruh Indonesia. Dari sisi kualitas, rasio kredit bermasalah (NPL) KUR Bank Mandiri masih terjaga di bawah 1%, mencerminkan risiko pembiayaan yang relatif terkendali. Penyaluran ini sejalan dengan arah kebijakan pemerintah yang menempatkan UMKM sebagai tulang punggung penciptaan lapangan kerja dan penguatan ekonomi domestik. Direktur Utama Bank Mandiri Riduan menyebut, KUR masih menjadi instrumen penting untuk menjaga denyut sektor riil, terutama di tengah tantangan ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.