Bank Mandiri sudah salurkan KUR Rp 8,72 trilun per 4 Juli 2018



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bersama dengan para BUMN seperti Bank Mandiri terus berupaya mengoptimalkan bisnis para UKM, lewat penyaluran kredit usaha rakyat (KUR).

Menurut Direktur Hubungan Kelembagaan Bank Mandiri, Alexandra Askandar, bank pelat merah tersebut sudah  menyalurkan KUR senilai Rp 8,72 triliun per 4 Juli 2018.

"Tahun ini, kami menargetkan penyaluran KUR sebesar Rp 14,5 triliun," katanya, Senin (9/7).

Bulan ini, Bank Mandiri sudah menyalurkan pinjaman KUR senilai Rp 87,6 miliar khususnya kepada para petani di Kabupaten Indramayu. Sebanyak Rp 30,6 miliar sudah disalurkan ke 1.163 petani di Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

"Kami masing-masing punya tugas untuk wirausaha. Kami support untuk proyek Telkom di Indramayu. Dari 58.820 kartu tani sudah didistribusikan 47.000, sudah 90%. Penyaluran KUR untuk Indramayu ada 2,500 petani," ungkapnya di Kementerian BUMN.

Sandra juga mengatakan, jumlah penerima dan penyaluran KUR akan terus meningkat seiring dengan perbaikan data dengan dukungan aplikasi digital pertanian hasil kembangan PT Telkom, bernama logistik tani (Logtan). "Yang bisa mendapatkan KUR adalah petani yang memiliki lahan dan juga ikut menggarap serta petani yang tidak punya lahan, tapi menjadi penggarap. Sedangkan untuk buruh tani belum bisa mendapatkan KUR," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Markus Sumartomjon